@thesis{thesis, author={Sudrajat Noviyana}, title ={Analisis Metode Deteksi Tepi Untuk Mengindentifikasi Pola Ukiran perisai Dayak}, year={2016}, url={https://repository.unikom.ac.id/1266/}, abstract={Pola ukiran perisai Dayak begitu banyak dan bervariasi. Setiap suku Dayak di Kalimantan memiliki ciri khas pola ukiran di masing-masing daerahnya. Pola ukiran perisai dari daerah Kalimantan Barat berbeda dengan daerah Kalimantan Timur, dan provinsi lainnya. Maka sangat memungkinkan untuk pengembangan aplikasi yang dapat membantu untuk mengenali jenis-jenis pola ukiran tersebut untuk menghindari adanya pemalsuan atau plagiasi pada pola ukiran tersebut. Pengolahan citra digital adalah bidang yang berkembang dari teknologi digital dengan aplikasi yang banyak berkembang dalam sains dan teknik. Salah satu yang terkait dengan pengolahan citra adalah pengenalan pola. Tugas akhir ini dilakukan untuk membangun sistem yang dapat mengidentifikasi dan mengenali objek pola ukiran pada perisai suku dayak. Identifikasi pola ukiran dimulai dengan akuisisi data citra, pengolahan citra, deteksi tepi citra, dan proses identifikasi dengan menggunakan metode template matching. Deteksi tepi yang digunakan menggunakan tiga metode, yaitu metode Sobel, Roberts, dan Prewitt. Deteksi tepi merupakan sebuah proses untuk mendeteksi garis tepi yang membatasi dua wilayah citra. Pengenalan pola akan mendeteksi citra sebagai masukan dan dibandingkan dengan citra yang ada dalam basis data. Penelitian ini dilakukan dengan dua proses, yaitu proses pelatihan dan proses identifikasi. Penelitian ini menggunakan 17 contoh citra yang dimana empat buah citra dari Kalimantan Barat, satu buah citra dari Kalimantan Tengah, delapan buah citra dari Kalimantan Timur, dan empat buah citra perisai bebas. Hasil uji coba dalam penelitian ini menunjukan hasil pengenalan pola pada metode Robert yang paling besar yaitu 75.73% dibandingkan dengan metode Sobel dan Prewitt berturut-turut adalah 74.89% dan 74.11%.} }