@thesis{thesis, author={NURROSITA HILDA}, title ={GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MENARCHE DINI PADA SISWI DI SD NEGERI KARIKIL KOTA TASIKMALAYA}, year={2022}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/2022/}, abstract={PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA Karya Tulis Ilmiah, Juni 2022 Hilda Nurrosita Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Menarche Dini Pada Siswi Di SD Negeri Karikil Kota Tasikmalaya xiv + 66 halaman + 7 tabel + 1 bagan + 11 lampiran ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Menurut beberapa ahli, remaja berada pada usia 12-18 tahun. Berdasarkan hasil RISKESDAS (2018) menunjukkan bahwa berdasarkan laporan responden yang pernah mengalami menstruasi rata-rata usia menarche di Indonesia adalah 13 tahun (20%) dengan kejadian lebih dini pada usia kurang dari 9 tahun. Secara nasional rata-rata usia menarche pada usia 13-14 tahun terjadi pada 37,5% anak Indonesia dan ada juga yang baru berusia 8 tahun dan sudah mulai siklus menstruasinya, namun jumlah tersebut sangat kecil. Indonesia sendiri menempati urutan ke-15 dari 67 negara dengan penurunan usia menarche mencapai 0,145 tahun per dekade. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi menarche dini. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi SD Negeri Karikil Kota Tasikmalaya. Sampel yang diperoleh berjumlah 26 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa dari 26 responden mayoritas umur menarche dini pada responden yaitu 10 tahun sebanyak 13 orang (36,1%). Mayoritas responden status gizi normal (IMT : 18.5- 25.0) sebanyak 23 orang (63,9%). Mayoritas responden pendapatan orangtua