@thesis{thesis, author={Nuraeni Rani}, title ={Karakterisasi Dan Studi Komputasi Kompleks Platinum (II)-(4-Heptilbenzoil-3-Metil Tiourea) Sebagai Kandidat Antikanker}, year={2022}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/2242/}, abstract={Permasalahan kesehatan secara global yang masih membebani ialah penyakit kanker. Kanker disebutkan sebagai salah-satu penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Tiourea merupakan senyawa organik yang diketahui memiliki aktivitas sebagai antikanker, untuk meningkatkan aktivitas dari senyawa tiourea dilakukan modifikasi dengan pembentukan senyawa kompleks menggunakan logam platinum. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis, mengkarakterisasi serta melihat interaksi antara senyawa uji hasil sintesis dengan reseptor target menggunakan metode docking. Hasil sintesis berupa senyawa kompleks platinum (II)-(4-Heptilbenzoil-3-Metil Tiourea) yang terbentuk melalui reaksi antara senyawa 1-(4-Heptilbenzoil-3-Metil Tiourea) dengan logam K2PtCl4, kemurnian hasil sintesis ditunjukan dengan nilai jarak lebur sempit (133-135?C), identifikasi senyawa meliputi panjang gelombang maksimum (260,4 nm), vibrasi serapan Pt-O (490,76 cm-1) dan Pt-S (418,11 cm-1), berat molekul (891,9907 g/mol) dan uji toksisitas menggunakan metode MTT (3-(4,5-dimetiltiazol-2-il)-2,5-difenil tetrazolium bromid) dengan nilai IC50 senyawa kompleks terhadap sel WiDR sebesar 87,82 µg/mL. Hasil penambatan senyawa kompleks terhadap reseptor EGFR dengan ID 6DUK lebih baik dari pembandingnya cisplatin dengan nilai Binding Affinity (-7,40 kcal/mol) dan Konstanta Inhibisi (3,76 µM). Hasil simulasi molecular dinamik selama 10 ns menunjukan senyawa kompleks platinum (II)-(4-Heptilbenzoil-3-Metil Tiourea) memiliki interaksi yang stabil.} }