@thesis{thesis, author={Diandhari Nabila}, title ={GAMBARAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA PRODI D-III KEPERAWATAN UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA}, year={2022}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/2346/}, abstract={Latar Belakang: pada era globalisasi yang serba digital ini, penggunaan alat elektronik semakin tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Salah satu alat elektronik yang memudahkan kehidupan adalah handphone. Handphone memberikan kemudahan untuk terhubung satu sama lain tanpa terbatas apapun. Namun tanpa disadari, intensitas berlebihan dalam penggunaan mobile phone dapat menyebabkan dampak ketergantungan yang disebut Nomophobia (No Mobile Phone Phobia). Tujuan: untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita Nomophobia dan gambaran tingkat Nomophobia pada mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Universitas Bakti Tunas Husada. Metode: deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel Stratified Random Samping dari populasi mahasiswa aktif Prodi D-III Keperawatan Universitas Bakti Tunas Husada. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument Nomophobia Questbionnaire (NMP-Q). Hasil: penggunaan aplikasi handphone terbanyak adalah Sosial Media (51.4%), mayoritas responden (60.1%) menggunakan handphone setiap saat dengan durasi 181 ? 300 menit (37%). Sebanyak 114 responden (65.9%) mengeluarkan biaya kuota internet Rp50.001 ? Rp100.000 dalam satu bulan. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa sebagian besar responden berjumlah 80 orang (46.2%) mengalami Nomophobia sedang, sebanyak 78 responden (45.1%) mengalami Nomophobia berat, sebanyak 14 responden (8.1%) mengalami Nomophobia ringan, dan hanya 1 responden (6%) tidak mengalami Nomophobia. Simpulan: sebagian besar responden mengalami Nomophobia sedang. Saran: kepada institusi untuk dapat melakukan intervensi kepada mahasiswa terkait nomophobia dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang penggunaan handphone dan nomophobia.} }