@thesis{thesis, author={PRATAMA FEBBY}, title ={STUDI IN SILICO, SINTESIS, DAN RADIOLABELING 131I-(4-FLUOROBENZOIL-3-METILTIOUREA) SEBAGAI KANDIDAT RADIOFARMAKA TERANOSTIK KANKER PAYUDARA}, year={2023}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/2676/}, abstract={1-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) merupakan senyawa turunan tiourea. Senyawa turunan tiourea banyak dikembangkan sebagai kandidat antikanker. 1-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) merupakan ligan yang berpotensi untuk tujuan teranostik dalam bentuk kompleks dengan radionuklida seperti Iodium-131. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi 131I-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) menggunakan studi In Silico untuk melihat energi ikatan dan kestabilan dari senyawa terhadap reseptor kanker payudara yaitu estrogen HER2, NUDT5 dan melakukan sintesis serta pelabelan senyawa 1-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) oleh Iodium-131. Dari hasil molecular docking, 131I-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) mempunyai aktivitas terbaiknya pada reseptor HER2 (PDB ID 3PP0) dengan binding affinity (?G) -6.13 dan nilai Ki (uM) 32,05. Pada hasil molecular dynamics juga, 131I-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) ini memiliki kestabilan yang baik mulai dari rentang 50ns. Senyawa 1-(4-Fluorobenzoil-3-metiltiourea) ini telah berhasil disintesis dan dilabel dengan iodium-131 menggunakan metode radioiodinasi secara tidak langsung} }