@thesis{thesis, author={Nuripto Fitria Ramadhany}, title ={UJI AKTIVITAS HEPATOPROTEKTOR EKSTRAK BATANG ASHITABA (Angelica Keiskei) TERHADAP TIKUS JANTAN PUTIH GALUR WISTAR YANG DI INDUKSI PARASETAMOL}, year={2023}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/2879/}, abstract={PROGRAM STUDI S1 FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA Karya Tulis Ilmiah, Agustus 2023 Fitria Ramadhany Nuripto Parasetamol menyebabkan kerusakan hati jika dikonsumsi melebihi batas normal secara terus menerus. Kerusakan hati ditandai dengan peningkatan kadar enzim Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) dan Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dalam darah. Antioksidan dapat mencegah kerusakan hati yang diinduksi parasetamol. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional dan mengandung antioksidan yaitu batang ashitaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hepatoprotektor dari ekstrak etanol batang ashitaba yang diinduksi parasetamol. Dalam penelitian ini dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif yang diinduksi parasetamol, kontrol positif yang diberi curliv plusĀ®, dosis uji 1 dengan dosis 100 mg/ kg BB tikus, dosis uji 2 dengan dosis 200 mg/kg BB tikus dan dosis uji 3 dengan dosis 400 mg/ kg BB tikus setelah 1 jam masing-masing perlakuan diinduksi parasetamol selama 14 hari. Pada hari ke 15 darah tikus diambil kemudian dilakukan pengukuran SGPT dan SGOT dengan metode enzimatis menggunakan alat fotometer. Berdasarkan hasil analisis statistik, ekstrak etanol batang ashitaba dosis 1, 2, 3 dan kontrol positif menunjukkan penurunan SGPT dan SGOT yang berbeda nyata dibandingkan dengan kontrol negatif tetapi hanya dosis 3 (400 mg/kg BB tikus) yang menunjukkan aktivitas hepatoprotektor setara dengan kontrol positif.} }