@thesis{thesis, author={Izzah Zakia Nurul}, title ={STUDI ETNOMEDISIN TUMBUHAN OBAT SEBAGAI ANTIPIRETIK DAN ANTIDIARE PADA MASYARAKAT DESA SELACAI DAN DESA SELAMANIK KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT}, year={2023}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/3266/}, abstract={Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Terdapat 20.000 jenis tumbuhan obat dimana 1.000 jenis tumbuhan telah didokumentasi dan 300 jenis telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Studi etnomedisin adalah cara yang digunakan untuk mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan obat oleh berbagai etnis dengan metode penelitian yang dapat diterima secara ilmiah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jenis tanaman, bagian yang digunakan, cara penyajian serta penggunaan tumbuhan obat sebagai antipiretik dan antidiare pada masyarakat Desa selacai dan Desa Selamanik Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara kepada informan penelitian dengan metode snowball sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai antipiretik adalah bawang merah dan diare adalah jambu biji. Family yang paling banyak digunakan untuk demam dan diare adalah sama-sama Zingiberaceae, bagian yang paling banyak digunakan adalah sama-sama menggunakan daun, cara penyajian yang paling banyak digunakan untuk demam adalah ditumbuk sedangkan untuk diare direbus serta cara penggunaan yang paling banyak digunakan untuk demam adalah dibalurkan ke seluruh tubuh sedangkan untuk diare dengan cara diminum. Kata Kunci : etnomedisin, demam, diare} }