@thesis{thesis, author={Julianti Ai}, title ={STUDI ETNOMEDISIN DAN SKRINING FITOKIMIA TUMBUHAN SEBAGAI ANTIPIRETIK DI KAMPUNG NAGA DESA NEGLASARI KECAMATAN SALAWU KABUPATEN TASIKMALAYA}, year={2024}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/3621/}, abstract={Etnomedisin merupakan pemahaman masyarakat lokal dalam memahami kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanaman yang digunakan sebagai antipiretik oleh masyarakat Kampung Naga, bagian tanaman, cara pengolahan dan penggunaannya serta mengetahui kandungan metabolit sekunder dalam tanaman. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan metode kuesioner dan wawancara. Responden yang terlibat sebanyak 135 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat 50 jenis tanaman yang masih dimanfaatkan dalam mengobati penyakit demam dengan frekuensi terbanyak yaitu bawang merah (33,6%), famili Zingiberaceae (30%), bagian tanaman berupa daun (63,6%), cara pengolahan ditumbuk (45%), cara penggunaan dibalurkan (66,2%). Semua tanaman mengandung senyawa metabolit sekunder Flavonoid yang memberikan aktivitas sebagai antipiretik Kata kunci : Etnomedisin, Antipiretik, Skrining Fitokimia} }