@thesis{thesis, author={ISKANDAR ROSSA DELIANA PUTRI}, title ={IDENTIFIKASI POTTENTIALY INAPPROPRIATE MEDICATIONS (PIMs) PADA PASIEN GERIATRI DENGAN RIWAYAT PENYAKIT KRONIS DI UPTD PUSKESMAS DARMA KABUPATEN KUNINGAN}, year={2024}, url={https://repository.universitas-bth.ac.id/3622/}, abstract={Pendahuluan: Pemberian obat dan penggunaan obat pada pasien lanjut usia harus diperhatikan karena pada pasien lanjut usia akan sangat rentan terjadi efek samping dan pengaruh obat merugikan. Kritera beer?s dan kriteria STOPP START merupakan alat skrinning yang digunakan untuk menghindari terjadinya penggunaan obat tidak tepat (PIMs) pada pasien lanjut usia. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian potentially inappropriate medications (PIMs) pada pasien lanjut usia dengan riwayat penyakit kronis di UPTD Puskesmas Darma. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan menggunakan desain penelitian secara cross-sectional dan pengambilan data secara prospektif pada bulan Januari-April 2024. Analisis data menggunakan analisis chi-square dan odds ratio.Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa dari total sampel sebanyak 185 perempuan 132 (71,35%) dan laki-laki 53 (28,65%). Penyakit kronis terbanyak yaitu hipertensi, diabetes melitus dan osteoarthritis. kejadian PIMs yang terjadi berdasarkan kriteria beer?s terdapat 154 kejadian sedangkan berdasarkan kriteria STOPP terdapat 16 kejadian. Obat yang teridentifikasi kejadian PIMs berdasarkan kriteria beers 2019 yaitu obat kategori 1 (iburpofen, natrium dilkofenak, CTM, dimenhidrinat, omeprazole, dan glimepirid), untuk kategori 3 yaitu Furosemid dan untuk obat kategori 5 terdapat ranitidin, spironolakton dan ciprofloxacin. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat kejadian PIMs pada pasien geriatri di UPTD Puskesmas Darma sebanyak 154 kejadian, dengan riwayat penyakit kronis hipertensi yang paling banyak.} }