A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN PERILAKU KERJA INOVATIF PADA GURU SMA NEGERI 3 JOMBANG DI MASA PANDEMI COVID-19}, year={2021}, url={https://digilib.unesa.ac.id/detail/MDFkOWQ2MjAtZTI1MS0xMWViLTljOGUtMTFhNDliOTRmNGMx}, abstract={AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan perilaku kerja inovatif pada Guru SMA Negeri 3 Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh sehingga seluruh populasi menjadi responden penelitian yang berjumlah 55. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah skala iklim organisasi dengan perilaku kerja inovatif yang menggunakan jenis skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji korelasi Pearson Product Moment dengan alat bantu program SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dengan perilaku kerja inovatif pada Guru SMA Negeri 3 Jombang dimasa pandemi covid-19 yang dibuktikan dengan hasil nilai signifikan sebesar 0.000 (p <0.05), serta hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0.714 (sig >0.05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara iklim organisasi dengan perilaku kerja inovatif pada Guru SMA Negeri 3 Jombang dimasa pandemi covid-19. Sehingga semakin tinggi iklim organisasi, maka semakin tinggi pula perilaku kerja inovatif yang dimiliki oleh Guru SMA Negeri 3 Jombang.. Begitu juga sebaliknya, jika iklim organisasi pada semakin rendah, maka semakin rendah pula perilaku kerja inovatif yang dimiliki Guru SMA Negeri 3 Jombang.Kata Kunci: Iklim Organisasi, Perilaku Kerja Inovatif, Guru, Pandemi Covid-19} }