A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKSI OLAHRAGA PENDIDIKAN DAN PRESTASI DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA PROVINSI JAWA TIMUR}, year={2019}, url={https://digilib.unesa.ac.id/detail/MDUxMjlkODAtYjFlNS0xMWU5LWI5ZDItMWYyZTBjYWI3NDFh}, abstract={ABSTRAKGAYAKEPEMIMPINAN KEPALA SEKSI OLAHRAGA PENDIDIKAN DAN PRESTASI DINAS KEPEMUDAAN DANOLAHRAGA PROVINSI JAWA TIMURNama : Septian Adi NugrohoNIM : 16040263052Program Studi :DIII Administrasi NegaraJurusan :Administrasi PublikFakultas :Ilmu Sosial dan HukumNama Lembaga :Universitas Negeri SurabayaPembimbing :Dr. Agus Prastyawan, S.Sos, M.Si. Pimpinan dan bawahannyamerupakan suatu perkumpulan yang diharapakan dapat menggunakan pengaruhnyauntuk mewujudkan dan mencapai tujuan kelompok. Seksi Olahraga Pendidikan danPrestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga merupakanbagian dari struktur organisasi yang berada pada tingkat seksi di DinasKepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur merupakan unsur pelaksanaurusan pemerintahan di bidang kepemudaaan dan olahraga. Tujuan penelitian ini untukmengetahui gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala Seksi OlahragaPendidikan dan Prestasi di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timurmenggunakan jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang berfokuspada teori Kartono Kartini (2008:35) tentang indikator gaya kepemimpinan dan akan disesuaikan dengan tipeatau gaya kepemimpinan dengan beberapa teori ahli. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, observasi, dandokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputiempat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data penyajian data, dan penarikankesimpulan.Kesimpulandari enam indikator tersebut bahwa dalam membuat suatu keputusan pemimpinmenggunakan tipe atau gaya kepemimpinan demokratis, dan dalam memotivasi bawahan pemimpinmenerapkan tipe atau gaya kepemimpinan kharismatik, yang memanfaatkankedekatannya dengan bawahan untuk melakukan instruksi, dan komunikasi yangditerapkan pimpinan menggunakan tipe demokratis, dibuktikan dengan pimpinanselalu berkomunikasi dengan bawahan dan memberikan kesempatan pada bawahanuntuk memberikan masukan, dalam hal mengendalikan bawahan pimpinan menerapkan tipedemokratis dan kharismatik, dibuktikan dengan pemimpin yang sabar mengontrolpekerjaan pegawainya dan ketika melakukan kesalahan pemimpin akan berdiskusiuntuk memecahkan masalah tersebut, untuk tanggung jawab pimpinan menggunakantipe demokratis dan laissez faire karena pemimpin selalu menyelaraskankepentingan pegawai dengan kepentinggan pekerjaan dan ketika bawahan melakukanpekerjaan sesuai harapan, pimpinan tidak banyak memberikan kritik, dalam halmengendalikan emosi pimpinan menerapkan tipe kharismatik dan demokratisterbukti dari pimpinan memanfaatkan humor untuk meredam emosi saat kerja, danmelakukan diskusi ketika pegawai kurang nyaman dengan lingkungan kerja. Pemimpin perlu melihat situasi dan kondisi dalammenerapkan apa tipe atau gaya kepemimpinan yang sesuai dengan situasi ataukondisi yang berbeda, sehingga pegawai juga tidak akan memiliki persepsi yangjustru melemahkan pimpinan dan akan melakukan kecerobohan yang disengaja. Hal tersebutdiperkuat oleh teori Fiedler (dalam Pasolong, 2013:90) yaitu kepemimpinan yangberhasil tergantung pada penerapan gaya pemimpin terhadap tuntutan situasi. Pemimpin juga perlu menyadari bahwa dalam indikatorkomunikasi dan mengenalikan bawahan harus mampu menentukan tipe apa yang harusditerapkan pada kondisi yang pas, karena setiap tipe atau gaya kepemimpinan memiliki kelemahan dan kelebihanmasing-masing, dan tentunya juga akan berbeda apabila diterapkan pada kondisipegawai yang berbeda.Kata Kunci : Gaya, Kepemimpinan,Dispora Jatim} }