A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={HUMOR DALAM TUTURAN KETUT YOGA YUDISTIRA PENGISI SUARA CHANNEL YOUTUBE KOK BISA}, year={2019}, url={https://digilib.unesa.ac.id/detail/YzMxY2Y3ZjAtYWM3Yi0xMWU5LWJmYTctOWY3NDNlZWQ4NDNm}, abstract={ABSTRAKHUMOR DALAM TUTURAN KETUT YOGA YUDISTIRA PENGISI SUARA CHANNEL YOUTUBEKOK BISA?Nama : ZahraniIsmi AisyahNIM : 15020074034ProgramStudi : PendidikanBahasa IndonesiaJurusan : Bahasadan Sastra IndonesiaFakultas : Bahasa danSeniNamaLembaga : UniversitasNegeri SurabayaPembimbing : Dr. DianitaIndrawati, M. Hum. Kata Kunci : bahasa humor, tuturan KetutYoga Yudistira, channel youtube Kok BisaHumor dapat dijumpai dimana-mana. Tidak hanyadapat dibaca dari buku kumpulan lelucon saja, sekarang humor sudah tersebarluas di berbagai media massa, mulai media massa elektronik seperti televisi,radio, dan lain sebagainya. Humor juga dapat ditemukan dalam media massa online.Media massa online yang ditemukan saat ini sudah beragam , salah satunyaadalah Yiutbe. Dalam proses pembuatan konten yang ada dalam Youtube, takluput dari peran pembuat konten. Ketut Yoga Yudistira, seorang pria kelahiranBali yang menjadi pusat dari konten Youtube yang dinaungi channelKok Bisa? Dalam mengisi suara video Youtubenya Ketut Yoga juga menyelipkanhumor yang tidak terduga. Diksi yang digunakan juga tak terlihat lucu, namunsaat dibawakan oleh Ketut Yoga mampu menimbulkan gelak tawa. Beragamnya bahasahumor yang digunakan dalam tuturan Ketut Yoga dalam video channel YoutubeKOK BISA? tersebut merupakan hal menarik untuk diteliti dan dideskripsikan.Penelitian bahasa humor dalam tuturan KetutYoga Yudistira menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif adalahpenelitian yang menghasilkan prosedur analisis yang tidak menggunakan proseduranalisis statistik atau cara kuantifikasi yang didasarkan pada upaya membangunpandangan mereka yang diteliti yang rinci, dibentuk dengan kata-kata, gambaranholistik dan rumit. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknikanalisis isi. Teknik analisis isi adalah teknik yang dilakukan dengan caramendeskripsikan sesuai dengan rumusan masalah yang diambil.Teori yang digunakan dalam penelitian iniadalah teori bentuk humor yang dikemukakan oleh Menurut Yunus dalam (Mulyani,2005: 5 dan Palupi, 2014: 8) dan teori fungsi yang dikemukakan oleh Sujoko (dalamRahmanadji, 2007: 217) memandang humor dapat berfungsi untuk: (1) melaksanakansegala keinginan dan segala tujuan gagasan atau pesan; (2) menyadarkan orangbahwa dirinya tidak selalu benar; (3) mengajar orang melihat persoalan dariberbagai sudut; (4) menghibur; (5) melancarkan pikiran; (6) membuat orangmentoleransi sesuatu; (7) membuat orang memahami soal pelik.Dari penelitian ini ditemukan Bentuk humor yangditemukan meliputi bentuk 1) humor sebaris, 2) humor dua baris, 3) humorkalimat topik, 4) humor salah ucap, 5) humor permainan kata, 6) humorinterupsi dan 7) humor pematah. Bentukhumor yang tidak ditemukan dalam penelitian ini adalah humor dialog, humorsurat dan humor salah intonasi. Bentuk humor yang dominan dalam penelitian iniadalah bantuk humor sebaris. Fungsi humor yang ditemukan meliputi fungsi 1)melaksanakan segala keinginan dan segala tujuan gagasan/pesan, 2) menyadarkanorang bahwa d irinya tidak selalu benar, 3) mengajar orang melihat persoalandari berbagai sudut, 4) menghibur, 5) melancarkan pikiran dan 6) membuat orangmemahami soal pelik. Fungsi humor yang dominan ditemukan adalah fungsimenghibur sebanyak 43 data, karena humor pada hakikatnya berfungsi untukmenghibur orang. Fungsi humor yang tidak ditemukan dalam penelitian ini adalahfungsi membuat orang mentoleransi sesuatu.} }