A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ }, title ={StatusGizi dan Aktivitas Fisik Siswa SMA Negeri 2 Kota Mojokerto Pada Saat PandemiCovid-19}, year={2021}, url={https://digilib.unesa.ac.id/detail/ZmUwN2EzZTAtZjAwYS0xMWViLWJmYjYtOTE3N2E1MTdlOTc5}, abstract={Pembelajaran daring menyebabkan kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh siswa seperti yang biasa dilakukan saat pembelajaran di sekolah. Selain aktivitas fisik siswa, status gizi siswa juga perlu diperhatikan pada saat pandemi. Kondisi pemenuhan gizi yang tidak baik atau tidak seimbang akan dapat meningkatkan resiko penyakit, sehingga sangat dianjurkan menjaga pola hidup sehat dengan gizi seimbang pada masa pandemi. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil status gizi dan aktivitas fisik siswa SMAN 2 Mojokerto pada saat pandemi covid-19. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMAN 2 Mojokerto. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknikcluster random sampling. Pada penelitian ini sampel yang terpilih yaitu 31 siswa kelas XI MIPA 1. Instrumen untuk mengumpulkan data yang digunakan adalah IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) dan data status gizi yang diukur menggunakan IMT/U. Cara peneliti mengambil data dengan menggunakanGoogle Form. Hasil pada penelitian ini diketahui bahwa pada saat pandemi status gizi siswa berkategori normal yaitu 22 siswa (71%), status gizi kurus sebanyak 1 siswa (3,2%), status gizi gemuk sebanyak 3 (9,7%) siswa, dan status gizi obesitas sebanyak 5 siswa (16,1%), sedangkan kategori aktivitas fisik siswa SMAN 2 Mojokerto berada pada kategori sedang yaitu 22 siswa (71%), kategori ringan sebanyak 2 siswa (6,5%) dan kategori berat sebanyak 7 siswa (22,6%). Simpulan pada penelitian ini adalah pada saat pandemi status gizi kebanyakan siswa berada pada kategori normal, dan aktivitas fisik kebanyakan siswa berada pada kategori sedang.} }