@thesis{thesis, author={Lorna Wensi}, title ={Buku Leso: suatu Kajian Teologis Tanggung Jawab Penerima Buku Leso pada Upacara Rambu Solo’ di Tombangkalua’, Kecamatan Rano}, year={2019}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/1394/}, abstract={Buku leso adalah daging bagian paha pada hewan, yang merupakan suatu jenis makanan khusus yang disiapkan sebagai perlengkapan dalam upacara adat yaitu upacara rambu solo ? dan upacara rambu tuka?. Makanan tersebut (buku leso) tidak hanya sesuatu untuk dimakan atau sesuatu untuk disajikan kepada tamu, karena tidak semua dapat menerima makanan tersebut (buku leso). Makanan tersebut diberikan berdasarkan darah daging (keturunan bangsawan) dan tanggung jawab yang diemban dalam masyarakat dalam hal ini berdasarkan prestasi dan jasa mereka dalam masyarakat. Buku leso adalah salah satu simbol dalam kebudayaan yang mengandung makna sebagai tanda penghargaan atas tugas dan tanggung jawab yang dilaksanakan oleh penerima. Alasan ini kemudian yang memotivasi penulis untuk mengkaji tentang tanggung jawab penerima buku leso dalam kehidupan masyarakat. Penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi dengan menyediakan pertanyaan-pertanyaan wawancara yang disiapkan penulis. Dari hasil penelitian yang telah dianalisis didapatkan bahwa, buku leso diberikan sebagai tanda penghargaan kepada orang-orang tertentu dalam masyarakat karena mereka memiliki tugas dan tanggung jawab dalam masyarakat secara umum. Sehingga dengan demikian berarti bahwa buku leso sebagai suatu tanda penghargaan atas tanggung jawab penerima.} }