@thesis{thesis, author={Sirenteng Evilia}, title ={Kajian Teologis Mengenai Pemahaman Dilahirkan Kembali dalam Injil Yohanes 3:5 dan Implikasi Praktisnya bagi Warga Jemaat di Jemaat Siba’ta.}, year={2021}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/1413/}, abstract={Evilia Sirenteng, Jurusan Teologi Kristen, Judul Skripsi: Kajian Teologis Mengenai dilahirkan Kembali Dalam Injil Yohanes 3:5 Dan Implikasi Praktisnya Bagi Warga Gereja Jemaat Sibata. Pembimbing adalah Samuel Tokam, M.Th dan Karnia Melda Batu Randan, M.Th. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh pemahaman dilahirkan kembali yang masih sangat perlu untuk dijelaskan dengan baik dan mendalam. Dilahirkan kembali merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan orang yang percaya kepada Kristus karena dilahirkan kembali adalah syarat untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Ada banyak orang Kristen yang hidup belum memahami arti dilahirkan kembali dengan baik sehingga membuat mereka masih melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki Tuhan dan mereka tahu bahwa hal itu tidak baik. Hal itulah yang membuat penulis untuk melakukan penelitian secara teologis bagaimana konsep dilahirkan kembali menurut pemahaman warga Jemaat Siba?ta dalam Yohanes 3:5 dan bagaimana implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui pemahaman warga Jemaat Siba?ta mengenai konsep dilahirkan kembali menurut Injil Yohanes 3:5 dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penulis memulai dengan gambaran umum Yohanes 3:5 yang berisi latar belakang, serta analisis teks dan selanjutnya memaparkanbagaimana pemahaman anggota Jemaat Siba?ta Klasis Tondon mengenai konsep dilahirkan kembali dalam Yohanes 3:5 dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi lapangan. Pada akhirnya, kajian ini mengantar pada pemahaman jemaat bahwa dilahirkan kembali adalah pekerjaan Roh Kudus yang akan mengubahkan manusia dari yang dulunya hidup dalam daging menjadi hidup dalam Roh. Tanda-tanda lahir baru mesti nyata dalam cara hidup sehari-hari, melalui tindakan nyata.} }