@thesis{thesis, author={Yusak Irmayanti}, title ={Peran Orang Tua yang Berbeda Iman dalam Mengasuh Anak di Kelurahan Benteng Ambeso}, year={2020}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/1458/}, abstract={Irmayanti Yusak, 2020164911. Peran Orang Tua Yang Berbeda Iman dalam Mengasuh Anak di Kelurahan Benteng Ambeso, Skripsi Jurusan Teologi, Institut Agama Kristen Negeri (1AKN) Toraja, 2020. Pembimbing (1) Feky Markus, M.Th, (2) Srimart Ryeni, M.Si. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh keberadaan orang tua yang berbeda iman dalam mengasuh anak di kelurahan Benteng Ambeso. Orang tua yakni ayah dan ibu berperan menuntun anak secara menyeluruh termasuk memahami dasar pendidikan agama. Namun orang tua yang berbeda iman ini, hanya salah satu yang menjadi teladan bagi anak dalam mengimani satu keyakinan agama. Hal ini yang menjadi pertimbangan penulis untuk mengkaji bagaimana pola asuh orang tua yang berbeda iman selama menanamkan dasar pendidikan agama bagi anak yang dalam proses perkembangan menjadi pribadi yang beriman teguh. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif berupa fenomenologi. Metode ini digunakan untuk menggali lebih dalam makna ataupun pengalaman dari subjek penelitian ini yaitu orang tua yang berbeda iman dalam mengasuh anak secara khusus mengenai pola asuh dalam menanamkan dasar pendidikan agama. Dari hasil penelitian, pola asuh orang tua yang berbeda iman ini yakni dengan menjadikan keluarga sebagai suatu wadah yang terbuka bagi pendidikan agama. Keterbukaan dan saling menghargai yang ada dalam keluarga ini tergambar pada teladan hidup dari orang tua dalam mengamalkan nilai ajaran agama masing-masing, saling mendukung dan mengingatkan satu sama lain serta mengenalkan ajaran agama yang berbeda yakni agama Islam, namun tetap menuntun anak agar mengimani satu keyakinan yakni dalam Kekristenan. Dalam keadaan berbeda iman, pendidikan agama secara khusus dalam kekristenan yakni dengan memperkenalkan Kristus serta ajaran-ajaran Kristen kepada anak, tetap menjadi perhatian dari tanggung jawab sebagai orang tua Kristen.} }