@thesis{thesis, author={Nitria Nitria}, title ={Ma'baendon: Kajian Teologis tentang Makna dalam Syair Tarian Ma’baendon dan Implementasinya bagi Orang Kristen di Jemaat Pniel Kanandede Klasis Rongkong Sabbang Baebunta}, year={2018}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/1512/}, abstract={NITIRIA, 1994, ?Ma?baendon? Suatu Kajian Teologis Tentang Makna syair tarian Ma?baendon Dan Implementasinya Bagi Orang Kristen Di Jemaat Pniel Kanandede Klasis Rongkong Sabbang Baebunta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna syair Ma ?baendon di Jemaat Pniel Kanandede Klasis Rongkong Sabbang Baebunta. Ma?baendon merupakan suatu ungkapan syukur atau Ma?Tammuan Allo? di Rongkong. Ma?baendon merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan dari para leluhur yang dipakai oleh warga gereja Toraja Jemaat Pniel Kanandede. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dari Ma?baendon adalah sebuah ungkapan syukur dan saling bahu membahu dan tolong menolong. Pada zaman dahulu tradisi Ma?baendon dilakukan dengan maksud mengucap syukur kepada dewa untuk segala berkat yang telah diberikan kepada mereka, namun seiring dengan berkembangnya Zaman masyarakat Rongkong khususnya Jemaat Pniel Kanandede kini telah mengimani Kekristenan sehingga ritual Ma?baendon beralih makna yaitu sebagai ungkapan syukur dan syair Baendon yang tidak sesuai dengan agama dihilangkan diganti dengan syair-syair semacam mazmur jeneva, yang ada di nyanyian rohani. Dalam syair ada penyembahan nyanyian yang ditujukan kepada Allah. Kata kunci: Ma?baendon, syair (ma?tammuan allo)} }