@thesis{thesis, author={Leofilus Leofilus}, title ={Analisis Teologis Membangun Dialog Kehidupan dalam Melihat Konflik Islam-Kristen di Lamasi, Kabupaten Luwu}, year={2020}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/1728/}, abstract={Judul Skripsi Analisis Teologis Membangun Dialog Kehidupan Dalam Melihat Konflik Islam-Kristen di Lamasi, Kabupaten Luwu disusun oleh Leofilus. Dibimbing oleh Budin Nurung, M.Th selaku pembimbing satu dan Masnawati, M.Pd selaku pembimbing dua.Pemilihan topik ini dilatarbelakangi mengenai adanya masalah di daerah Lamasi yang berujung pada sebuah konflik sehingga menyeret agama di dalamnya. Akibat konflik yang terjadi, maka hubungan masyarakat Lamasi mulai renggang, sikap saling menghormati dan kerja sama diantara masyarakat Lamasi menjadi rusak diakibatkan oleh konflik ini. Sebab Lamasi sendiri dalam lembaran sejarahnya sangat menjunjung tinggi nilai toleransi serta tali persaudaraan yang kuat, oleh karenanya untuk mengetahui bagaimana bisa konflik ini dapat terjadi maka perlu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di daerah Lamasi sehingga muncul konflik di daerah Lamasi. Tujuan dari penulisan atau penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab utama konflik yang terjadi di Lamasi serta bagaimana membangun dialog kehidupan di dalamnya sehingga hubungan bermasyarakat dapat kembali seperti semula. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan mengamati serta melakukan wawancara dengan tujuan mendapatkan informasi yang cukup efektif sehubungan dengan judul skripsi yang penulis sedang tulis. Dari wawancara serta pengamatan yang penulis telah lakukan, jadi dapat disimpulkan bahwa konflik yang pada mulanya ialah konflik yang berbau agama ternyata merupakan konflik antara pribadi atau perorangan yang di bawah pengaruh alkohol, dan ternyata secara kebetulan yang bertengkar ialah agama Islam dan Kristen namun masalah ini bukanlah masalah yang identik dengan ajaran masing- masing, serta keinginan mengembalikan hubungan yang baik dengan saling terbuka dan menerima perbedaan. Kata Kunci: Dialog, Relasi, dan Konflik.} }