@thesis{thesis, author={Siruru Agnes}, title ={Kajian Teologis Makna Ma’palin bagi Orang Kristen di Lembang Awa’ Kawasik Kecamatan Balusu Kabupaten Toraja Utara}, year={2024}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/2118/}, abstract={ABSTRAK Ritual ma?palin merupakan ritual yang masih dilakukan oleh masyarakat yang ada di Lembang Awa? Kawasik, ritual ini merupakan ritual memindahkan jenazah yang telah diangkat/digali ke tempat pemakaman yang baru. Alasan paling mendasar dari kegiatan ini adalah ikatan kasih sayang, menghargai leluhur dan memperkuat ikatan sosial yang membuat segenap keluarga tetap merindukan pemakaman yang selayaknya bagi kerabat yang telah meninggal. Ritual ini masih terus dilakukan meskipun masyarakat telah menganut kekristenan. Tujuanpenelitian ini untuk mendeskripsikan lebih dalam bagaimana makna ma?palin bagi orang Kristen di Lembang Awa? Kawasik dari perspektif Teologis.Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih tetap dilakukan sampai saat ini dalam bingkai kekristenan karena masyarakat menyadari dalam kehidupannya, bahwa rasa cinta dan bakti selalu dimiliki untuk mengenang dan menghargai seseorang yang dianggap sangat berharga dan berarti dalam hidup mereka, dikuburkan bersama-sama dalam satu kuburan mewujud nyatakan adanya persektuan yang bukan hanya tercipta pada saat masih hidup tetapi juga ketika sudah mati. Kata Kunci: Kajian Teologis, Makna Ritual Ma?palin, Orang Kristen Lembang Awa? Kawasik ABSTRACT The Ma?palin ritual is a ritual that is still carried out by the people in Lembang Awa? Kawasik. This Ritual is a ritual of moving a corpse that has been exhumend to a new burial place. The most basic reason for this activity is the bond of affection, respect for ancestors and strenghening social ties that make the whole family still long for a proper burial for deceased relatives. This ritual is still carried out even though society has embraced Christianity. The aim of this research is to describe more deeply the meaning of Ma?palin for Charistians in Lembang Awa? Kawasik from a theologiacal perspective. This research uses descriptive qualitative research The results of the research show that it is still carried out today within the framework of Christianity because people realize in their lives that feelings of love and the devotion are always held to remember and appreciate someone who is considered very valuable and meaninful in their lives, being buried together in one grave embodies the existence of an alliance that is not only created when you are alive but also when you are dead. Keywords :Thological Study, Ma?palin Ritual Meaning, Lembang Awa? Kawasik Christians} }