@thesis{thesis, author={Pongtuluran Theopilus Wesly}, title ={Tinjauan Teologis Berdasarkan Keluaran 20: 3 – 5 terhadap Ritus Mero’ pada Lingkungan Kristen di Miallo Kecamatan Mappak}, year={2024}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/2186/}, abstract={ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tinjauan teologis terhadap praktik penyembahan berhala yang masih berlangsung di kalangan orang Kristen melalui ritual kematian, dengan fokus khusus pada ritus Mero' di lingkungan Kristen di Miallo, Kecamatan Mappak. Berdasarkan Keluaran 20:3-5, penelitian ini menyoroti larangan tegas terhadap penyembahan allah lain, pembuatan patung atau gambar, serta sujud menyembah kepada entitas selain Allah yang sejati. Metodologi yang digunakan melibatkan studi teologis, wawancara dengan tokoh agama dan masyarakat setempat, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan ritus Mero'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk mengharmoniskan tradisi lokal dengan iman Kristen, masih terdapat elemen-elemen dalam ritus Mero' yang bisa dianggap sebagai penyembahan berhala. Praktik seperti pembuatan dan penghormatan terhadap patung atau simbol orang yang telah meninggal, serta tindakan-tindakan yang menyerupai penyembahan, bertentangan dengan ajaran Keluaran 20:3-5. Kata kunci : Alkitab, Ritus Mero' , Iman Kristen, Budaya ABSTRACT This research examines the theological review of the practice of idol worship that still takes place among Christians through death rituals, with a special focus on the Mero' rite in the Christian environment in Miallo, Mappak District. Based on Exodus 20:3-5, this research highlights the strict prohibition against worshiping other gods, making statues or images, and bowing down to entities other than the true God. The methodology used involves theological study, interviews with local religious and community leaders, as well as direct observation of the implementation of Mero' rites. The results of the research show that despite efforts to harmonize local traditions with the Christian faith, there are still elements in the Mero' rites that could be considered idolatry. Practices such as making and honoring images or symbols of the dead, as well as acts that resemble worship, are contrary to the teachings of Exodus 20:3-5. Key words: Bible, Mero' Rite, Christian Faith, Culture.} }