@thesis{thesis, author={Rante Zein Marshellin}, title ={Analisis Teologis Makna Pengharapan dalam Tradisi Bulung Pare di Gereja Toraja Jemaat Bayo' Klasis Masanda}, year={2024}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/2301/}, abstract={Penelitian ini menganalisis secara teologis makna pengharapan dalam tradisi Bulung Pare di Gereja Toraja Jemaat Bayo?. Bulung Pare adalah rangkain Aluk Pare dalam sebuah makna pengharapan, berharap akan baiknya pertumbuhan padi, dan boleh menghasilkan yang baik. Metode penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gereja Toraja Jemaat Bayo? mengarahkan pengharapan yang tepat kepada Allah Sang Pencipta yang dilaksanakan dengan baik sesuai dengan ajaran kristiani yang menyerahkan kehidupan, pertumbuhan kepada Tuhan bukan kepada dewa-dewa. Dalam doa dan permohonan untuk hasil yang lebih baik. Bulung Pare is a series of Aluk Pare in a meaning of hope, hoping for the good growth of rice, and may produce good. Phenomenological approach qualitative research method was used with data collection techniques through literature study, interviews, and documentation. The results showed that the Toraja Church Jemaat Bayo' directs proper hope to God the Creator which is carried out properly in accordance with Christian teachings that submit life, growth to God not to the gods. In prayer and supplication for better results.} }