@thesis{thesis, author={Valengsa Viola}, title ={Membangun Moderasi Beragama Berdasarkan Filosofi Sekong Sirenden Sipomandi di Kelurahan Salassa Luwu Utara}, year={2024}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/2367/}, abstract={Filosofi Sekong Sirenden Sipomandi adalah warisan budaya yang diyakini oleh masyarakat suku Rongkong yang dapat menjadi landasan untuk membangun kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana filosofi Sekong Sirenden Sipomandi dalam membangun moderasi beragama di Kelurahan Salassa Luwu Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomonologis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Filosofi Sekong Sirenden Sipomandi memiliki nilai-nilai yang relevan dalam membangun moderasi beragama, seperti toleransi, kerukunan, dan saling menghormati. Implementasi moderasi beragama di Kelurahan Salassa Luwu Utara, terlihat dalam kegiatan dialog antar agama, penerapan nilai toleransi namun belum maksimal. Nilai yang terkandung dalam Sekong Sirenden Sipomandi yaitu menekankan hidup rukun dan damai dapat menjadi dasar yang kokoh untuk menciptakan toleransi dan keharmonisan antar umat beragama. The philosophy qf Sekong Sirenden Sipomandi is a cultural heritage belived bt the Rongkong Tribe community that can serve as afoundation for building harmony among religious communitis. This research aims to understand how the philosophy fo Sekong Sirenden Sipomandi contributes to promoting religious moderation in the Salassa Village, North Luwu. The research method used is qualitative method with a Phenomenological approach. Data was collected through interviews, observations, and documentary studies. The research findings indicate that the philosophy of Sekong Sirenden Sipomandi holds religiuos moderation, such as tolerance, harmony, and mutual respect. The implementation of religious moderation in Salassa Village, North Luwu, is euident in interfaith dialogue activities, the practice of tolerance values, although not yet optimal. The value contained in Sekong Sirenden Sipomandi, which emphasizes living in harmony and peace, can be a solid basis for creating tolerance and harmony between religious communities} }