@thesis{thesis, author={Habel Murniaty}, title ={Analisis Adversity Quotient bagi Peserta Didik Kelas V SDN 165 Buri’ pada Bidang Studi Pendidikan Agama Kristen dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid 19}, year={2021}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/2552/}, abstract={Skripsi ini ditulis karena penulis melihat fakta dilapangan penelitian bahwa peserta didik memiliki adversity quotient yang masih sangat kurang pada pelaksanaan pembelajaran daring. Kurangnya adversity quotient peserta didik di sebabkan oleh pembelajaran ini masih terbilang baru bagi peserta didik, kurangnya fasilitas dan tidak ada motivasi yang mendorong pesserta didik untuk melaksanakan pembelajaran ini serta peserta didik tidak mampumemberdayakan intellegensy lainnya. Sehingga peserta didik mengalami berbagai kesulitan dan tidak mampu melaksanakan pembelajaran tersebut. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Informan pada penelitian ini adalah guru Pendidika Agama Kristen dan beberapa peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan penulis menyimpulkan bahwa peserta didik di SDN 165 Buri? memiliki adversity quotient yang lemah disebabkan oleh kurangnya kesiapan peserta didik dalam menjalani pembelajaran daring, seperti fasilitas yang kurang memadai sehingga, memunculkan perilaku peserta didik dalam pembelajaran daring yang kurang aktif, tidak memiliki semangat, rasa bosan pada pembelajaran, tidak ada daya saing, kurang percaya diri, tidak dapat bertanggung jawab serta kineija atau hasil belajar yang menurun berdasarkan teori adversity quotient yang mengatakan bahwa seseorang yang memiliki semangat, karakter yang kuat, memikirkan solusi dan memiliki kesiapan menghadapi situasi sulit. Peserta didik membutuhkan faktor pendorong seperti motivasi dari lingkungan, bantuan seperti fasilitas media pembelajaran daring serta guru harus memiliki kreativitas saat memberikan materi pelajaran kepada peserta didik agar tidak frustasi dengan materi dan tugas yang diberikan. Dengan demikian peserta, didik mampu menghadapi kesulitan dalam pembelajaran daring dan menumbuhkan adversity quotient peserta didik.} }