@thesis{thesis, author={Sabin Dorkas}, title ={Ibadah Kaum Muda: suatu Tinjauan Teologis-Praktis tentang Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Pemuda Gereja Toraja terhadap Ibadah PPGT di Jemaat Perindingan Klasis Mengkendek Tengah Barat}, year={2010}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/2691/}, abstract={ABSTRAK Dorkas Sabin. 2010. ?Ibadah Kaum Muda? dengan Subjudul: ?Suatu Tinjauan Teologis-Praktis Tentang Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Terhadap Ibadah di Jemaat Perindingan Klasis Mengkendek Tengah Barat?. Pemilihan judul di atas didasarkan atas fenomena yang dialami oleh Pemuda Gereja Toraja khususnya dalam mengikuti ibadah-ibadah yang dilakukan dalam jemaat. Ada sekian banyak Pemuda yang tidak lagi aktif (berminat) untuk melibatkan diri dalam persekutuan ibadah. Demikan alasan penulis sehingga mersa terdorong untuk mengadakan penelitian guna memecahkan masalah tersebut. Dengan adanya alasan penulis untuk melakukan penelitian maka perlu kejelasan akan masalah yang akan diteliti. Masalah-masalah yang dimaksud adalah faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat Pemuda sehingga kurang berminat dalam mengikuti ibadah persekutuan Pemuda. Dalam hal ini akan dilihat beberapa hal yang sekaligus menjadi pemicu ketidak aktifan Pemuda dalam beribadah. Masalah yang telah ada akan ditinjau dari segi teologis-praktis agar jelas dalam pemecahan masalah. Demi kelancaran pemecahan masalah dalam hal ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan dengan cara wawancara langsung dengan responden dan metode kepustakaan. Melalui penelitian lapangan, penulis melakukan pendekatan dengan menentukan variabel yang diduga sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi minat Pemuda dalam mengikuti ibadah di Jemaat Perindingan. Faktor-faktor tersebut adalah Pengaruh Lingkungan, Dukungan orang tua, Dukungan gereja dan faktor pelayanan. Ternyata dari hasil penelitian terbukti bahwa beberapa faktor yang dimaksud sangat menentukan sekaligus mempengaruhi minat Pemuda dalam mengikuti ibadah di Jemaat Perindingan. Sebagai kesimpulan dari tulisan ini bahwa dukungan orang tua yang bersifat mendorong dapat mendorong Pemuda untuk aktif dalam mengikuti ibadah. Demikian juga perhatian gereja melalui pelayanan yang baik serta kondisi lingkungan akan sangat menolong dalam membentuk minat Pemuda dalam mengikuti ibadah secara baik dan teratur.} }