@thesis{thesis, author={Pane Alfrida}, title ={Analisis Pedagogi tentang Tanggungjawab Gereja sebagai Agen Pendidikan Kristen bagi Pertumbuhan Spiritualitas Anak Sekolah Minggu Gereja Toraja Jemaat Balusu Klasis Balusu}, year={2018}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/3564/}, abstract={Alfrida Pane, Jurusan Pendidikan Agama Kristen, menyusun skripsi ini dengan judul ?Analisis Pedagogi Tentang Tanggungjawab Gereja Sebagai Agen Pendidikan Kristen Bagi Pertumbuhan Spiritualitas Anak Sekolah Minggu Gereja Toraja Jemaat Balusu-Klasis Balusu.? Di bawah bimbingan Pdt. Dr. Abraham S. Tanggulungan, M.Si, dan Pdt. Dr. Agustinus Ruben, M.Th. Penulis membahas topik ini karena sangat penting dan mendesak dengan melihat keberadaan Gereja Toraja Jemaat Balusu, Klasis Balusu yang belum menyadari sepenuhnya akan tanggung jawabnya sebagai agen pendidikan Kristen bagi anak, sehingga pendidikan yang diterapkan selama ini berjalan begitu saja tanpa melihat ada atau tidaknya pengaruh pendidikan yang dilaksanakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara dan kajian pustaka.Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dikatakan bahwa Gereja Toraja Jemaat Balusu Klasis Balusu masih kurang maksimal di dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai agen pendidikan Kristen bagi pertumbuhan spiritualitas anak Sekolah Minggu. Hal itu disebabkan karena pemahaman tentang bagaimana mendidik anak sangat dangkal meskipun telah memahami bahwa pendidikan kepada anak Sekolah Minggu itu sangat penting. Hal lain juga disebabkan kurangnya sumber daya manusia/ tenaga pengajar anak Sekolah Minggu, di sisi lain banyak juga orangtua yang bermasa bodoh dalam mendidik anaknya, melimpahkan tanggungjawab itu kepada guru di sekolah, sementara mereka memahami bahwa anak adalah karunia Tuhan yang memiliki hak untuk dididik dengan benar. Sehingga didapati bahwa spiritualitas anak SMGT Jemaat Balusu, masih berada dalam taraf yang rendah. Kiranya melalui tulisan ini, penulis berharap kepada setiap pembaca, untuk memahami dan menyadari betapa pentingnya pendidikan Kristen itu dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dan disertai takut akan Tuhan. Pendidikan adalah hidup, artinya pendidikan menjadi penentu seseorang dalam menapaki kehidupan untuk lebih bai.} }