@thesis{thesis, author={Rende Elviani}, title ={Kajian Sosiologis-Teologis Mengenai Makna Mendirikan Pondok setelah Kebakaran Rumah Terjadi di Bonggakaradeng}, year={2020}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/3619/}, abstract={Elviani Rende menulis Skripsi dengan judul kajian Sosiologis-Teologis mengenai makna mendirikan pondok setelah kebakaran rumah teijadi di Bonggakaradeng. Untuk mendeskripsikan makna mendirikan pondok setelah kebakaran rumah terjadi di Bonggakaradeng Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Lokasi penelitian di Bonggakaradeng yang berada dalam lingkungan Lembang Mappa? dengan 7 (tujuh) orang informan. Makna mendirikan pondok setelah peristiwa musibah kebakaran di Bonggakaradeng agar korban tidak membawa malapetaka atau nasib sial kepada keluarga dan tetangga sehingga korban tidak bisa menumpang agar tidak ketergantungan dan memikirkan kehidupannya, oleh karena itu, masyarakat mendirikan pondok untuk mereka berteduh dan membawa logistik. Dengan mendirikan pondok dan membawa logistik yang dibutuhkan, masyarakat bahkan keluarga sekalipun ikut merasakan apa yang dirasakan korban, menyatakan kasih, menyatakan kepedulian, menyatakan empati dan menya takan simpati kepada orang yang mengalami musibah kebakaran. Setelah tiga hari tiga malam teijadinya musibah, masyarakat bahkan keluarga melakukan pembersihan diri dengan menyembelih kerbau (satu kampung yang terkena musibah) dan babi (hanya satu rumah yang terkena musibah).} }