@thesis{thesis, author={Matalangi' Ribka Allo}, title ={Peran Kerjasama Guru dengan Orangtua dalam Pembentukan Moralitas Anak di SDN 143 Inpres Ge'tengan Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja}, year={2015}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/3839/}, abstract={Ribka Allo Matalangi? (20113252) dengan judul Peran Kerjasama Guru dengan Oranglua dalam Pembentukan Moralitas Anak di SDN 143 Inpres Ge ?tengan Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Dibimbing oleh Fajar Kelana, S.Th dan Polikarpus Ka?pan, M.Th. Kajian ini didorong oleh keprihatinan penulis melihat perilaku siswa yang sudah mulai menyimpang dari ajaran moral di lingkungan dimana ia tinggal. Perilaku menyimpang yang dimaksud adalah perilaku yang sering berbohong dan mencuri. Penulis mengamati bahwa lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga adalah wadah dimana anak lebih banyak menghabiskan waktu untuk bergaul. Oleh karena itu peluang pembentukan moralitas anak di lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga sangat besar. Merespons adanya permasalahan yang teijadi di lembaga pendidikan tentang pelanggaran siswa terhadap peraturan sekolah yang semakin meningkat, maka digunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan kajian pustaka, observasi dan wawancara. Dapat disaksikan bahwa kerjasama sangat penting dalam menjalin kerakraban antara sesama pendidik sehingga memudahkan untuk menjalin komunikasi secara terbuka tentang upaya menangani permasalahan anak secara bersama-sama. Tuhan menciptakan manusia agar saling mengasihi sehingga tindakan yang dapat merugikan sesama manusia harus dihindari. Setelah melakukan penelitian, penulis menyimpulkan bahwa peran kerjasama guru dengan orangtua dalam pembentukan moralitas belum maksimal. Hal ini ditandai dengan belum adanya program khusus di sekolah yang berkaitan langsung dengan kerjasama guru dengan orangtua dalam pembentukan moralitas anak. Kerjasama guru dengan orangtua hanya terjadi ketika penerimaan buku laporan hasil belajar siswa dan pada saat anak sudah berada dalam masalah yang sangat perlu untuk dikomunikasikan bersama denga orangtua.} }