@thesis{thesis, author={Rapi Rostina}, title ={Mengatasi Kesulitan Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Melalui Metode Keep on Learning (Belajar Terus) dengan Pemanfaatan Teknologi Internet bagi Siswa SMK Lakipadada}, year={2020}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/4074/}, abstract={Rapi, Rostina 2020. Menyusun Skripsi dengan judul ?Mengatasi Kesulitan Belajar Melalui Metode Keep on Learning (Belajar Terus) pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dengan Pemanfaatan Teknologi Internet bagi Siswa SMK Lakipadada? Pembimbing I Yan Malino, S.Th, M.Pd.K. pembimbing II Daniel Fajar Panuntun, M.Th. Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengatasi kesulitan belajar melalui metode Keep on Learning (Belajar Terus) pada mata pelajaran pendidikan agama kristen dengan memanfaatkan teknologi internet bagi siswa SMK Lakipadada. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 3 (tiga) siklus. Penelitian meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ/Farmasi dengan jumlah siswa 18 orang terdiri dari 15 orang perempuan dan 3 orang laki-laki. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian yang termuat dalam lembar observasi guru dan siswa serta tes evaluasi pada setiap akhir siklus. Adapun hasil penelitianya adalah pada siklus I dan siklus II ketuntasan hasil belajar siswa hanya 38,89% dan ketidaktuntasan belajar siswa siswa sebesar 61,11%. Setelah dilakukan upaya perbaikan pembelajaran melalui metode Keep on Learning (belajar terus) dengan pemanfaatan teknologi internet pada siklus III ketuntasan hasil belajar siswa sudah mencapai 88,89% dan ketidaktuntasan belajar siswa siswa hanya 11,11%. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Keep on Learning dapat mengatasi kesulitan belajar pada mata pelajaran agama kristen bagi siswa SMK Lakipdada. Hal menarik dari keefektifan penggunaan metode Keep on Learning ialah media dan fleksibilitas yang digunakan dapat dijangkau dengan sangat mudah oleh siswa. Hal ini terlihat dari pencapaian nilai hasil belajar siswa yang sudah sesuai kiteria yang diharapkan yakni telah memenuhi ketuntasan belajar siswa. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, metode Keep on Learning, Ketuntasan belajar siswa, teknologi internet.} }