@thesis{thesis, author={Sonda Rahel}, title ={Analisis tentang Peran Manajemen Kearsipan bagi Optimalisasi Pelayanan di Gereja Toraja Jemaat Hermon Manggasa’ Klasis Makale Tengah}, year={2018}, url={http://digilib-iakntoraja.ac.id/4171/}, abstract={Nama : Rahel sonda, Nirm : 20113302 dengan judul : Analisis tentang Peran Manajemen Kearsipan bagi Optimalisasi Pelayanan di Gereja Toraja Jemaat Hermon Manggasa? Klasis Makale Tengah. Dibimbing oleh Bapak Drs. Natanael Sesa, M.Si, selaku pembimbing I dan Ibu Mery Toban, S.Th M.Pd.K, selaku pembimbing II. Manajemen Kearsipan merupakan bagian dalam setiap lingkup organisasi memilki peranan penting dalam pelaksanaan kegiatan. Dapat kita lihat dalam Firman Tuhan yakni Alkitab yang sebagai pegangan bagi umat Kristen untuk menjalani kehidupan hari demi hari demi (2 Tim. 3:16-17), Firman Tuhan merupakan kearsipan dalam dunia ini sebagai pedoman hidup. Peran manajemen kearsipan sangat nyata dalam lingkup pelayanan gereja , tanpa manajemen kearsipan maka suatu pelayanan tidak akan berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Pelaksanaan kegiatan majelis gereja (tri panggilan gereja) dalam pelayanannya juga didukung oleh tata usaha. Namun dalam hal ini tata usaha harus didukung oleh sumber daya yang dibutuhkan sehingga dalam menjalankan tugas dalam mengelolah arsip dapat terlaksana dengan baik dan sesuai yang direncanakan. Hal ini yang memotivasi Penulis untuk mengkaji tentang Analisis Peran Manajemen Kearsipan Dalam Pelayanan Gereja Jemaat Hermon Manggasa? Klasis Makale Tengah. Penelitian menggunakan peneliti pustaka dan peneliti lapangan dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang telah diolah dan telah dianalisis didapatkan bahwa gereja menyadari tentang manajemen kearsipan yang berperan dalam pelayanan gereja yakni sebagai pendukung kegiatan gerejawi. Dan implementasi manajemen kearsipan bagi pelayanan gereja Jemaat Hermon Manggasa? Klasis Makale Tengah belum sepenuhnya optimal karena beberapa hal belum memadai yakni pada fasilitas sarana prasarana, sumber daya manusia yang masih memerlukan perhatian dari majelis gereja.} }