@thesis{thesis, author={Rahmawati Kikin}, title ={Bentuk Penyajian Tari Badui Di Dusun Semampir Kulon, Tambakrejo, Tempel, Kabupaten Sleman}, year={2022}, url={http://digilib.isi.ac.id/12584/}, abstract={Tulisan ini mengupas tentang ?Bentuk Penyajian Tari Badui di Dusun Semampir Kulon, Tambakrejo, Tempel, Kabupaten Sleman?. Tari Badui merupakan tari berjenis kerakyatan yang berasal dari Dusun Semampir, tari ini bertema keprajuritan yang terinspirasi dari suku Badui yang berada di tanah Arab. Suku Badui merupakan salah satu suku pengembala dengan karakter keras dan suka menyerang, namun setelah mereka mengenal agama Islam mereka menjadi taat terhadap ajaran Islam. Maka tarian ini digambarkan dengan gerakan-gerakan berpola keprajuritan yang terinspirasi dari melihat dan mengamati suku Badui yang berada di Arab. Nilai penyajian dalam tari ini terwujud dalam koreografi yang tidak lepas dari dimensi, ruang dan waktu yang menjadi suatu keutuhan. Hal tersebut dapat dilihat melalui bentuk, teknik dan isi dalam sebuah tarian, serta elemen dasar seperti aspek gerak, aspek ruang dan aspek waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan koreografi penegasan mengenai bentuk penyajian koreografi Tari Badui yang meliputi aspek bentuk, teknik dan isi. Elemen dasar koreografi berupa aspek gerak, aspek ruang dan aspek waktu. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu menganalisis koreografi Tari Badui dalam bentuk penyajiannya. Dalam konsep bentuk dalam Tari Badui dapat terwujud melalui prinsip?prinsip keutuhan bentuk yaitu variasi, repetisi, transisi, rangkaian dan klimaks. Spesifikasi dalam Tari Badui hadir melalui ciri gerak kepala, tangan, badan dan kaki dengan design gerak tegas, stakato, melalui desain garis yang kuat. Dalam nuansa Islami yang hadir dalam sajian vokal dengan desain kostum yang diadaptasi dari pakaian tradisi masyarakat di Jazariah Arab. Teridetifikasi pada bentuk penutup kepala dan baju. Komposisi irangan tari ini diwarnai dengan nuansa musik Islami yaitu terdapat dalam syair dan permainan instrumen bedhug dan genjreng.} }