@thesis{thesis, author={Yani Dwi}, title ={Analisis Karakterisasi Tokoh Utama Sebagai Pembangun Unsur Humor Dalam Serial Netflix "Vincenzo"}, year={2022}, url={http://digilib.isi.ac.id/13235/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakterisasi tokoh utama dapat membangun unsur humor dalam serial drama Vincenzo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, populasi berasal dari serial drama Vincenzo yang terdiri dari 20 episode. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan batasan karakteristik: Scene yang di dalamnya terdapat adegan yang mengandung unsur humor dan melibatkan tokoh utama (Vincenzo dan Cha-young) secara langsung. Dari hasil analisis ditemukan beberapa pola keterkaitan antara karakter tokoh utama yang dibangun melalui karakterisasi dengan terbentuknya beberapa tekik humor yang mendominasi dan berulang. Tokoh Cha-young menyumbang paling banyak unsur humor berupa eccenticity yang dibangun di dalam karakterisasi melalui gerakan tubuh dan ekspresi wajahnya. Sementara itu, tokoh Vincenzo mengalami banyak kekerasan yang menimbulkan kerugian fisik yang dibangun di dalam karakterisasi melalui tindakan fisiknya yang ceroboh, tidak sabaran dan canggung sehingga menciptakan humor slapstick. Karakterisasi tokoh utama berhasil berperan sebagai salah satu pembangun unsur humor dalam serial ini. Karakterisasi disampaikan melalui metode telling tanpa melibatkan peranan penulis secara langsung. Adegan humor yang tercipta karena terpenuhinya teori superioritas, yaitu kecenderungan untuk menertawakan seseorang yang sedang ditimpa musibah atau kemalangan. Gairah tawa muncul karena perasaan mulia (superior) tentang keunggulan diri sendiri saat membandingkan dengan kelemahan dan kekurangan orang lain, humor tercipta saat para tokoh tertimpa kemalangan seperti terpeleset, terguyur, terkena kotoran dan semacamnya. Selain itu, penonton juga tertawa karena terpenuhinya teori keganjilan, di mana terdapat perbedaan antara apa yang diharapkan atau diekspektasikan dengan apa yang didapat.} }