@thesis{thesis, author={Widiyawati Widiyawati}, title ={Fungsi Tari Kembar Mayang bagi Masyarakat Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang}, year={2008}, url={http://digilib.isi.ac.id/15320/}, abstract={Tari Kembar Mayang adalah komposisi tari kelompok putri yang berjumlah sembilan penari. Iringan yang dipakai untuk mengiringgi tarian ini adalah Gendhing Ladrang Uga-Uga pelog 5. Tata rias dan busana menggacu ke gaya Surakarta. Gerak tarian ini juga mirip dengan motif gerak tari Surakarta. Tari ini diciptakan oleh I Yoso Soedarmo seorang pendiri Padepokan Seni Tjipto Boedojo pada tahun 1970, di Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang Daerah ini merupakan sebuah dusun terpencil di lereng Gunung Merapi. Tari Kembar Mayang bagi masyarakat Dusun Tutup Ngisor berfungsi sebagai, 1) wahana religius, bentuk peribadatan kepada Tuhan (Allah SWT), roh-roh leluhur / para danyang diantaranya Roh Mbah Kutup dan Dewi Sri agar dusun ini dilindunggi dan terhindar dari marabahaya bencana alam jika Gunung Merapi meletus sewaktu-waktu, diberikan kemakmuran lewat tanah pertanian, diberi badan yang sehat kuat seta terhindar dari wabah penyakit. 2). Wahana sekuler, sebagai tari tontonan atau hiburan, serta sarana untuk mencari berkah. Fungsi tari ini akan dikaji melalui prespektif sudut pandang antropologi tari.} }