@thesis{thesis, author={Mulyadi Saputra 1210611031}, title ={Kain Lurik Hitam Putih sebagai Objek Penciptaan Fotografi Fashion}, year={2017}, url={http://digilib.isi.ac.id/2381/}, abstract={Berasal dari bahasa Jawa ? Lorek? yang berarti garis-garis, lurik merupakan nama kain yang memiliki arti ? kesederhanaan? baik dalam proses pembuatannya maupun ketika dikenakan. Lurik yang bersaratkan penuh makna memiliki tiga dasar motif diantaranya Lajut, Pakan Malang, dan Cacahan. Pada jaman modern ini, pakaian adat salah satunnya motif lurik sudah dikembangkan secara variatif agar disukai oleh berbagai kalangan usia. Namun, perkembangan motif lurik tersebut bertolak belakang dengan tren gaya busana yang berlangsung kini. Sehingga, berpengaruh pada turunya nilai jual bahkan kurangnya minat pasar terhadap lurik. Disisi lain, fashion saat ini sudah menjadi gaya hidup. Perkembanagan fashion yang sangat cepat juga mempengaruhi cara masyarakat dalam memadukannya. Hal ini ditunjukan dengan banayaknya penikmat fashion yang tidak bisa meninggalkan selera dalam memilih pakaian dan memadupadankannya. Fotografi menjadi pilihan yang tepat dalam mevisualkan suatu produk fashion mampu menjadi alternatif jitu yang efektif untuk mempromosikan busana lurik kepada masyarakat. Fotografi fashion sendiri pada intinya menjadikan atau menggunakan media foto sebagai ajang dalam mekreasiakan suatu karya dalam tampilan yang berbeda. Karya ini bertujuan untuk mengangkat potensi dan nilai lebih kain lurik terhadap masyarakat agar lebih menarik untuk dijadikan fashion masa kini melalui fotografi. Kata kunci : fashion, fotografi, lurik hitam putih} }