A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionlv8ddhbljltapliehn1gnkspgoauad8t): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Suryanti NIM. 0511153011},
title ={Sultanah Siak},
year={2010},
url={http://digilib.isi.ac.id/2409/},
abstract={Sultanah Siak merupakan karya tari yang digarap dari pengolahan motif motif gerak dalam tari tradisi Melayu seperti, !nang, Senandung, Zapin, dan Pencak Silat. Hasil pengolahan gerak tersebut kemudian digunakan untuk mengungkapkan kisah perjuangan Tengku Agung Syarifah Latifah dalam memajukan pendidikan bagi kaum perempuan di Siak Sri Indrapura.
Karya tari ini merupakan proses lanjutan dari penciptaan karya pada
koreografi V, namun tetap terdapat perubahan-perubahan baik secara gerak, kostum, dan tata rupa pentasnya. Jenis karya tari ini adalah koreografi kelompok yang ditarikan oleh delapan orang, tujuh penari putri dan satu orang lagi sebagai vokal syair.
Karya tari ini tercipta atas rangsang ide atau gagasan tentang sosok
Tengku Agung Syarifah Latifah dalam perjuanganya memajukan pendidikan bagi kaum perempuan di Siak. Tipe tari yang digunakan adalah tipe dramatik, sedangkan mode penyajianya adalah simbolik representasional.
Latar belakang penata yang berdarah Melayu sangat memberikan kontribusi yang besar dalam penciptaan k arya tari ini. Karya tari ini menjadi akumulasi dari berbagai pengalaman visual, kinestetik, dan kisah cerita seputar Tengku Agung Syarifah Latifah yang telah penata kenai kisahnya sejak masa kanak-kanak. Sebagai perempuan yang berdarah Melayu, karya tari ini juga merupakan penghargaan dan penghormatan kepada Tengku Agung Syarifah Latifah, karena berkat jasanya kaum perempuan di Siak mendapatkan pendidikan yang tinggi.}
}