@thesis{thesis, author={Handayani Hermi Wahyu}, title ={Trengganon: kesenian rakyat di daerah Banaran kabupaten Kulonprogo}, year={1984}, url={http://digilib.isi.ac.id/6968/}, abstract={Kira kira pada tahun 1946 ? 1955 Nok-nikpernah mengalami kejayaan sehingga oran-orang mengatakan bahwa setiap orang yang mempunyai hajat belum dikatakan hebat jika tidak menampilkan Nok-nik. Nok-nik merupKn kesenian yang bernafaskan islam, serta bisa digolongkan kedalam jens Slawatan, sebab ciri ciri yang ada pada salawatan juga dimiliki oleh Nok-nik. Ciri tersebut antara lain Istrumen jidur dan tembang, syair yang berisi puji-pujian terhadap Alloh S.W.T dan Nabi Muhammad S.A.W. Nok-nik juga disebut sebagai kesenian tiban yaitu kesenian yang dibawa dari daerah lain. Sedangkan menurut jenisnyabisa digolongkan kedalam bentuk dramatari. Sebagai kesenian tradisional Nok-nik masih perpegang teguh oada pola pola lama baik dalam betuk garapan maupun urutan-urutan nyanyian.} }