@thesis{thesis, author={Kelana Gumilang Bagas}, title ={Perancangan Peluncuran Album Grup Musik Kopi Loewak Bertajuk "The Show" Dengan Konsep Broadway.}, year={2021}, url={http://digilib.isi.ac.id/7423/}, abstract={Kesuksesan sebuah acara dipengaruhi oleh bagaimana pengelola dapat mengatur cara kerja dalam sebuah pengelolaan acara agar sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Cara kerja yang digunakan dalam manajemen acara pun beragam sesuai dengan jenis acara yang akan diselenggarakan, disinilah peran manajemen dibutuhkan untuk mewujudkan sebuah sistem kerja yang tepat dalam pengelolaan sebuah acara agar dapat mewujudkan tujuan yang diinginkan. Banyaknya jenis acara saat ini membuat pengelolaan sebuah acara mengalami kesulitan salah satunya pengelolaan acara sebuah peluncuran album grup musik indie. identitas grup musik indie terkadang menjadi sebuah batu terjal bagi seorang pengelola acara, etos kerja mandiri tanpa bergantung kepada sumber dana dari pihak-pihak kapitalis. Perancangan ini berisi tahapan sekaligus pedoman agar sebuah acara peluncuran album dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan teori pengelolaan sebuah acara, menurut Goldbatt (2002: 36-35) sebuah acara yang sukses mempunyai lima tahapan penting yaitu riset, desain, perencanaan, koordinasi, evaluasi. Teori tersebut menjadi dasar pemikiran dalam pembuatan pengelolaan sebuah acara agar sesuai dengan tujuan yang diinginkan. selain itu perancangan ini juga memadukan sistem kerja yang harus dimilik oleh seorang grup musik indie, menurut Jube (2008: 44) definisi indie bukan hanya sekedar kemandirian saja , namu lebih kepada RCA (Roots-Character-Attitude) yang bertumpu pada resistensi terhadap mainstream. Terdapat banyak sistem pengelolaan sumber dana, menurut M.Jazuli (2014: 102) terdapat 3 bentuk sumber dana yaitu 1) dukungan pemerintah, 2) dukungan masyarakat, 3) dukungan komersial. Berdampingan dengan teori diatas maka seorang grup musik indie dapat membuat acara sesuai dengan teori pengelolaan acara dengan sumber dana yang tetap berdasar dengan etos kerja grup musik itu indie sendiri salah satunya melalui dukungan masyarakat. Penjualan tiket dan merchandise dapat menjadi sumber dana grup musik independen dalam mewujudkan pengelolaan acara peluncuran album. Peran pengelola acara sangatlah penting dalam membantu, khusunya musisi indie agar acara yang akan digelar dapat mengimplementasikan konsep sebuah album ke dalam sebuah pertunjukan sekaligus dapat sesuai dengan etos kerja independen yang dijadikan sebagai jati diri musisi indie.} }