@thesis{thesis, author={Asmadi NIm 8110011014}, title ={Peranan Pertunjukan Pakkacaping Sebagai Media Pengukuhan Upacara Mappadottong Tinjaq Dalam Masyarakat Mandar}, year={1996}, url={http://digilib.isi.ac.id/769/}, abstract={Mandar adalah euatu istilah kesatuan euku atau budaya dari empat belas keraJaan yang bergabung dalam dua kelompok persekutuan yaitu Pitu Ulunna Salu. Keempat belas kerajaan ini terletak di sekitar pantai barat Sulawesi Selatan. Yaitu di wilayah Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene dan Kabupaten POLHAS ( Polewali Hamasa ). Dalam kehidupan masyarakat Mandar memiliki suatu bentuk seni teater bernama pertunjukan Pakkacaping. Bentuk penyajian pertunjukan Pakkacaping sangat sederhana. Cerite dituturken atau didendangkan oleh pemain kecapi dengan diiringi alat musik berbentuk perahu yang disebut kecapi. Cerita yang dibawakan secara berurutan, dikenal dalam lingkungan masyarekat Mandar dengan istilah massala (persoalan), toloq (kisah) dan tedhe (sindiran). Massala dimonologkan menggunakan bahasa Mandar dan bertemakan keagamaan,toloq bertemakan sosial kemasyarakatan, dan tedhe bertemakan percintaan. Peranan pelaku Palckacspi~ dalam upacara ritual .mappadottong tinjaq adalah sebagai mediator pengesyahan..} }