@thesis{thesis, author={Al Ma'ruli Burhanudin}, title ={Otaku Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis}, year={2020}, url={http://digilib.isi.ac.id/9101/}, abstract={Berawal dari pengalaman pribadi serta kekaguman terhadap film animasi Jepang atau biasa disebut dengan anime yang tayang di Indonesia pada tahun 90-an hingga saat ini. Dari pengalaman tersebut, lahirlah ide penciptaan yang mengangkat tema otaku ke dalam lukisan. Otaku pada awalnya merupakan istilah yang ditujukan pada penikmat anime, manga, dan video game di Jepang. Kedekatan personal dengan hal-hal yang berkaitan dengan budaya otaku menjadi pendorong untuk mengimajinasikan pengetahuan serta pengalaman yang dialami selama ini. Perwujudan dari otaku Tugas Akhir ini divisualkan dengan penggayaan seperti pada visual anime maupun manga. Otaku yang divisualkan dalam lukisan memiliki kecenderungan imajinatif dengan memunculkan objek-objek yang fiktif. Karena dunia otaku bersifat utopis dengan karakteristik yang berdeda pada setiap individu. Misalkan, jika menyangkut fetish pada lingkup atau circle otaku. Banyak diantara mereka akan memiliki fetish yang berdekatan dengan karakter/tokoh fiktif yang mereka idolakan. Sebagai contohnya adalah lolicon (lolita complex), lolicon merupakan individu yang tertarik dengan gadis yang terlihat imut seperti anak-anak. Dunia yang dimiliki otaku seringkali dianggap menyimpang bagi kalangan masyarakat luas. Hal itu menjadi wajar jika kita melihat dari sisi yang umum. Namun, kita perlu sedikit mengerti bahwa manusia tentu memiliki banyak sisi. Seperti otaku yang juga memiliki sisi maupun nilai-nilai yang positif. Seperti totalitas yang dimiliki otaku terhadap apa yang mereka minati, semangat yang mereka miliki, serta pandangan mereka yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri.} }