@thesis{thesis, author={Aghasa Adhityawarman Aghra}, title ={Gerakan Sosial Independen Di Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Dokumenter Televisi Expository Berjudul Institut Serba Indie Episode “Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar”.}, year={2021}, url={http://digilib.isi.ac.id/9428/}, abstract={Karya Tugas Akhir penciptaan karya seni berjudul ?Gerakan Sosial Independen di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Program Dokumenter Televisi Expository Institut Serba Indie Episode ?Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar? dilandasi oleh berkembangnya gerakan-gerakan sosial yang diinisiasi oleh masyarakat dengan berbagai topik permasalahan. Episode ?Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar? berisi perjuangan pegiat hewan peliharaan dalam usaha penyelamatan dan perlindungan hewan peliharaan terlantar. Pembuatan karya ini diharapkan dapat menjadi arsip dan sarana penyalur aspirasi masyarakat mengenai permasalahan sosial yang terjadi di sekitar kita. Program dikemas dengan gaya expository menggunakan pernyataan langsung dari narasumber. Pernyataan langsung narasumber digunakan untuk membangun narasi dari berbagai sudut pandang yang ingin disampaikan ke penonton. Gaya expository dipilih karena dengan gaya ini, memiliki kekuatan utama untuk menyajikan argumen dengan kekuatan verbal secara mendalam. Sebagai program televisi, Institut Serba Indie memuat konten informasi, edukasi, dan hiburan bagi masyarakat di Provinsi DI. Yogyakarta. Institut Serba Indie Episode ?Gerakan Penyelamat Hewan Peliharaan Terlantar? terdiri dari 3 segmen. Segmen pertama berisi pengenalan subjek bernama Ibu Yayuk pemilik Pet-Shop dan Penitipan Kucing Oye, dan Pak Victor pemilik shelter anjing RRDC. Segmen 2 berisi pembahasan kasus-kasus penelantaran hewan yang sering dihadapi oleh Ibu Yayuk dan Pak Victor dan bagaimana cara mereka mengupayakan kegiatan penyelamatan dan perlindungan hewan peliharaan. Segmen 3 berupa harapan-harapan para pegiat hewan peliharaan agar bisa tercipta situasi yang aman bagi hewan peliharaan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui karya ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap nasib hewan peliharaan.} }