@thesis{thesis, author={Abidin Khusnul}, title ={ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN HIBAH DARI ORANG TUA KEPADA ANAK DENGAN ALASAN ANAK MENDURHAKAI ORANG TUA : STUDY KASUS PA LUMAJANG NOMOR: 1889/PDT.G/2010/PA. LMJ DAN PTA SURABAYA NOMOR: 223/PDT.G/2011/PTA. SBY}, year={2013}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/10488/}, abstract={Ini merupakan penelitian lapangan yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana Bagaimana penolakan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Nomor: 223/Pdt.G/2011/PTA Surabaya, Bagaimana analisis yuridis terhadap pembatalan putusan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Nomor: 223/Pdt.G/2011/PTA Surabaya, terhadap putusan Pengadilan Agama lumajang Nomor: 1889/Pdt.G/2010/PA lumajang tentang Pembatalan Hibah? Data penelitian dihimpun dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi lapangan dengan teknik dokumentasi. Selanjutnya data yang telah dihimpun dianalisis dengan metode deskriptif analitis yaitu suatu metode yang memaparkan dan menggambarkan data yang telah terkumpul dengan menggunakan pola pikir deduktif. Dari Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Pembatalan putusan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Nomor: 223/Pdt.G/2011/PTA Surabaya, terhadap putusan Pengadilan Agama lumajang Nomor: 1889/Pdt.G/2010/PA lumajang tentang pembatalan hibah, terletak pada bagaimana kedua pengadilan tersebut memutuskan permasalahan/perkara yang diajukan tersebut. Pengadilan agama lumajang menolak untuk mengabulkan pengajuan pembatalan hibah dari orang tua kepada anaknya dikarenakan perlu adanya pemahaman lebih dalam menyikapi hadits nabi yang menjelaskan bahwa Hibah tidak dapat ditarik kembali kecuali hibah orang tua kepada anaknya. Menurut pendapat pengadilan agama lumajang hadits tersebut mengandung unsur keadilan jika dipahami secara seksama, dan tidak ada unsur diskriminasi terhadap siapapun.} }