A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Ahmad and Khotib }, title ={Perilaku keagamaan remaja pengungsi Syiah di Rumah Susun Puspa Agro Jemundo Sidoarjo}, year={2016}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/10688/}, abstract={Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang dialami oleh para remaja pengungsi Syiah di rumah susun Puspa Agro Jemundo Sidoarjo yang menjadi korban konflik Sunni-Syiah yang terjadi di Sampang 4 tahun lalu. Remaja yang secara psikologis masih labil untuk menghadapi hal tersebut harus dihadapkan kepada opini-opini negatif masyarakat, lingkungan baru, bahkan fatwa sesat terhadap aliran yang dianutnya. Hal-hal semacam ini bisa saja memberikan pengaruh terhadap perilaku keagamaan remaja disana. Oleh karena itu, tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang perilaku keagamaan remaja Pengungsi Syiah serta untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku keagamaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan psikologi agama. Dimana rumusan masalah akan dibahas dengan menggunakan teori fakulti dan teori keberagamaan milik Glock dan Stark. Sementara itu, data penelitian diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian akan dianalisis serta diverifikasi untuk memperoleh kesimpulan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perilaku keagamaan remaja pengungsi Syiah ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu mereka yang baik perilaku keagamanya dan mereka yang tidak. Indikator dari perilaku keagamaan ini nampak dari terintegrasinya fungsi-fungsi (cipta, rasa ,dan karsa) serta dimensi keagamaan yang mereka miliki. Remaja yang memiliki perilaku keagamaan baik umumnya mereka belajar ke lembaga-lembaga Syiah. Sementara remaja yang lain lebih memilih belajar di sekolah formal atau membantu orang tuanya bekerja. Faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku keagamaan para remaja adalah faktor pendidikan mereka.} }