@thesis{thesis, author={Aziz M. Shohibul}, title ={PROGRAM PESANTREN MUADALAH : STUDI KOMPARATIF MANAJEMEN PESANTREN MUADALAH DI MADRASATUL ULYA PESANTREN MIFTAHUL MUBTADIIN KREMPYANG NGANJUK DAN MADRASAH MIFTAHUL ULUM ALIYAH PESANTREN SIDOGIRI PASURUAN}, year={2013}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/10824/}, abstract={Program pesantren muadalahmerupakan sebuah langkah riil dari pemerintah dalam memberikan apresiasi atas kinerja pesantren selama ini, dengan memberikan pengakuan (recognize) pada lulusan pesantren dengan ketentuan-ketentuan sesuai prosedur. Fokus penelitian ini membahas manajemen pesantren muadalahdi Madrasatul Ulya Pesantren Miftahul Mubtadiin Krempyang Nganjuk dan Madrasah Miftahul Ulum Aliyah Pesantren Sidogiri Pasuruan, dengan tujuan mengetahui manajemen program pesantren muadalahdi Madrasatul Ulya Pesantren Miftahul Mubtadiin Krempyang Nganjuk; manajemen program pesantren muadalahdi Madrasah Miftahul Ulum Aliyah Pesantren Sidogiri Pasuruan; dan perbandingan manajemen dari keduanya. Pembahasan manajemen dalam penelitian ini mendeskripsikan manajemen malalui format proses kegiatan yang menjadi karakteristik managerial function (fingsi-fungsi manajemen), yaitu: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian/pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan interaksi simbolik. Sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan kategori dwi kasus. Data bersumber dari data primer dan sekunder, dengan dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara dan analisa dokumen. Dalam analisis data, Peneliti menggunakan 3 komponen kegiatan, yaitu reduksi data (data reduction), display data (data display), pengambilan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program pesantren muadalahdi Madrasatul Ulya Pesantren Miftahul Mubtadiin dan Madrasah Miftahul Ulum Aliyah Pesantren Sidogiri menerapkan prinsip al-muhafazah ala al-qadim al-salih} wa al-akhdh bi al-jadid al-aslah, dengan musyawarah mufakat. Kedua pesantren melaksanakan proses manajemen dengan kombinasi-kombinasi dalam hal perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian/pengawasan. Seperti dalam perencanaan mengombinasikan antara Buttom-up planning dan Top Down Planning. Penetapan status muadalahdari kedua pesantren dengan proses pengajuan dan pemberiaan, menyebabkan perbedaan dalam pengembangan. Pesantren Miftahul Mubtadiin Nganjuk lebih cepat mengadopsi sistem baru ke dalam manajemen pesantren dan pada tingkatan madrasahnya membuat administrasi secara rinci, seperti visi, misi dan tujuan. Sedangkan Pesantren Sidogiri lebih selektif dan hati-hati dalam memasukkan sistem baru, hingga pada tingkatan madrasahnya masih belum terinci pada sisi administrasinya.} }