@thesis{thesis, author={Farid Edi Kurniawan}, title ={KESALAHAN-KESALAHAN SHOROF PADA TULISAN BAHASA ARAB SANTRI PONDOK PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG}, year={2013}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/11371/}, abstract={Telah dilakukan penelitian mengenai Kesalahan-Kesalahan Shorof dengan metode analisis kesalahan berbahasa Pada Tulisan Bahasa Arab Santri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terdapat pada tulisan berbahasa arab santri pondok pesantren Zainul Hasan Genggong, sebab terjadinya kesalahan, dan bagaimana memperbaiki kesalahan-kesalahan shorof tersebut. Dalam metode analisis kesalahan berbahasa ini, penulis melewati lima tahap yaitu identifikasi kesalahan, deskripsi kesalahan, klasifikasi kesalahan, interpretasi kesalahan, dan koreksi terhadap kesalahan. Dalam penelitian ini, penulis mengambil 28 tulisan santri kelas XII Madrasah Aliyah Model pondok pesantren Zainul Hasan Genggong untuk dijadikan data. Data tersebut kemudian penulis analisa menggunakan tahapan dalam metode analisis kesalahan berbahasa. Dari hasil analisis kesalahan-kesalahan shorof pada tulisan bahasa arab santri pondok pesantren Zainul Hasan Genggong menunjukkan bahwa kesalahan shorof yang banyak ditemukan adalah sebagai berikut. 1. kesalahan pembentukan fi il yang bersambung dengan dlomir-dlomir 2. kesalahan dalam pembentukan kata derivatif 3. kesalahan dalm pembentukan fi il mujarrod dan mazid 4. kesalahan dalam i lal 5. kesalahan pembentukan kata mufrod, mutsanna, dan jamak, khususnya jamak taksir 6. kesalahan dalm pembentukan kata yang mudzakkar dan muannats 7. kesalahan dalam penggunaan dlomir. Kemudian penulis juga menemukan penyebab-penyebab terjadinya kesalahan-kesalahan shorof pada tulisan bahasa arab santri pondok pesantren Zainul Hasan Genggong sebagaimana berikut. 1. Tidak tepat dalam penggunaan kaidah (al mubaalaghoh fit ta mim) 2. Ketidaktahuan terhadap kaidah yang berlaku (al jahl bil qo idah) 3. Penerapan yang kurang sempurna terhadap kaidah yang berlaku (at tathtbiq an-naaqish lil qowaa id) 4. Salah pemahaman terhadap kaidah bahasa yang berlaku (al iftirodhot al khoothiah)} }