A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Ahwan and Sa'roni Mohammad}, title ={Abdul Muis: studi tentang peranan dalam perkembangan Serikat Islam Tahun 1912-1922}, year={1995}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/11643/}, abstract={Masalah yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana biografi abdul muis, bagaimana sejarah perkembangan sarikat islam dan apasaja sumbangsih abdul muis dalam perkembangan sarikat islam. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembahasan ini adalah untuk memaparkan biografi abdul muis, menerangkan sejarah perkembangan sarikat islam dan menjelaskan sumbangsih abdul muis dalam perkembangan sarikat islam. Metode yang diterapkan dalam pembahasan ini adalah metode historik (sejarah) yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan penyajian. Pada akhir pembahasan dapat ditarik suatu kesimpulan diantaranya bahwa abdul muis adalah salah satu pemimpin sarikat islam yang dilahirkan di bukittinggi sumatera tengah, namun beliau masih mempunyai darah keturunan darah jawa. Dengan pengalaman yang ia peroleh selama ia membina karier ia tahu bagaimana kondisi rakyat hindia (indonesia) selama penjajahan. Hal ini yang mendorong ia terjun ke dunia politik agar bias membela rakyat kecil yang selalu tertindas. Setelah ia mundur dari kancah pilitik beliau menekuni bidang sastera sehingga menjadikan ia seorang sastrawan dengan gelar perintis pujangga baru. Sarikat islam merupakan organisasi politik umat islam yang pertama kali di Indonesia. Pada dasarnya organisasi ini merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang ekonomi, namun dalam perkembangannya bergerak dalam bidang ekonomi, agama, dan politik. Hal ini dapat dilihat dari hasil-hasil kongres yang diselenggarakannya yang meliputi social ekonomi yaitu menginginkan kedudukan rayat Indonesia bias lebih meningkat dari kedudukan semula yang menempati urutan paling bawah.} }