A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Riskiyah }, title ={Layanan Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan kemandirian akademik dan penyelesaian masalah akademik siswa (dalam proses belajar) siswa}, year={2010}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/8607/}, abstract={Persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu mengenai layanan Bimbingan dan Konseling yang ada di sekolah dalam meningkatkan kemandirian akademik siswa dan penyelesaian masalah akademik siswa di sekolah, yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami layanan bimbingan dan konseling yang ada disekolah dalam meningkatkan kemandirian akademik dan penyelesaian masalah akademik siswa. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif yang berguna untuk memberikan fakta dan data tentang layanan bimbingan dan konseling di sekolah guna meningkatkan kemandirian akademik siswa dan penyelesaian masalah akademik siswa. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa layanan bimbingan dan konseling yang diberikan kepada siswa disekolah dalam meningkatkan kemandirian akademik siswa adalah layanan bimbingan belajar dan layanan konseling perorangan, sedangkan masalah akademik yang dialami siswa adalah masalah dalam proses belajar disekolah. Dalam mengatasi masalah akademik (belajar) siswa tersebut, peran guru bimbingan dan konseling yang dituntut untuk lebih berperan aktif dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling terhadap siswa. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan dan konseling yang ada disekolah tersebut masih kurang efektif dalam pelaksanaannya sebagai tugas guru bimbingan dan konseling. Hal itu disebabkan karena selain daripada tugas guru bimbingan dan konseling yang jauh bertolak belakang daripada tugas guru bimbingan dan konseling yang sebagaimana mestinya, persepsi sebagai polisi sekolahpun masih kerap dikonsumsi oleh siswa dan guru yang ada di sekolah. Oleh karena itulah tugas bimbingan dan konseling harus dilakukan oleh orang-orang yang memang mempunyai pengetuan dan kompetensi yang sesuai dengan tugas dan profesi yang sebenarnya.} }