A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Hadi Rahman }, title ={Penerapan program Remedial dengan Reciprocal Teaching untuk mencapai ketuntasan belajar siswa pada pokok bahasan Statistika di Kelas XII SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto}, year={2010}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/8712/}, abstract={Penggunaan siswa-guru dalam program remedial dengan Reciprocal Teaching adalah penggunaan teman sekelas dalam program remedial untuk mencapai ketuntasan belajar pada suatu kompetensi dasar. Alasan menggunakan siswa-guru adalah selain dapat mengurangi keributan atau perilaku-perilaku yang menyimpang yang dilakukan oleh siswa yang telah bosan dengan materi yang disampaikan, siswa yang memiliki kecepatan belajar lebih akan semakin memahami dan melekatkan materi di otaknya. Tunjuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendiskripsikan hasil belajar siswa pada pengajaran langsung; (2) mendiskripsikan proses belajar dengan menggunakan siswa-guru dalam program remedial; (3) mendiskripsikan hasil belajar siswa dengan menggunakan siswa-guru dalam program remedial pada pokok bahasan statistika di kelas XII SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang berusaha mendiskripsikan suatu gejala, peristiwa, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes formatif (1) untuk tes sesudah kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung dan tes formatif (2) untuk tes setelah penggunaan siswa-guru dalam program remedial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar siswa pada pengajaran langsung menunjukkan bahwa sebanyak 7 orang siswa (17,07%) sudah tuntas, sedangkan 34 orang siswa (82,93%) belum tuntas; (2) proses belajar dengan menggunakan siswa-guru dalam program remedial menunjukkan bahwa siswa-guru memulai pembelajaran dengan menanyakan pengetahuan yang sudah dimiliki oleh peserta program remedial, selanjutnya proses belajar mengajar dilakukan dengan berdiskusi. Penggunaan bahasa sehari-hari dalam berdiskusi membuat peserta program remedial lebih berani bertanya dan lebih berani mengemukakan pendapat. Kemampuan siswa-guru dalam memahami materi sangat membantu peserta program remedial dalam pemahaman materi; (3) hasil belajar siswa dengan menggunakan siswa-guru dalam program remedial dengan Reciprocal Teaching menunjukkan bahwa dari 34 siswa yang mengikuti program remedial 31 orang siswa (91,18%) dinyatakan tuntas, sedangkan 3 orang siswa (8,82%) dinyatakan belum tuntas.} }