@thesis{thesis, author={Sholihatin Sholihatin}, title ={PENERAPAN ACTIVE LEARNING DENGAN MODEL PENGAJARAN TERARAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPS KELAS II MI SUNAN AMPEL BANGERAN DAWARBLANDONG MOJOKERTO}, year={2011}, url={http://digilib.uinsby.ac.id/9240/}, abstract={Tujuan utama peneliti ini adalah (1) Untuk mengetahui penerapan active learning dengan model pengajaran terarah pada mata pelajaran IPS Kelas II MI Sunan Ampel Bangeran Dawarblandong Mojokerto. (2) Untuk mengetahui kemajuan atau tingkat prestasi belajar IPS dengan diterapkannya active learning dengan model pengajaran terarah Kelas II MI Sunan Ampel Bangeran Dawarblandong Mojokerto. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian yang terdiri dari 16 siswa MI Sunan Ampel Bangeran Dawarblandong Mojokerto. Semaester II Th 2010-2011. Tindakan yang diberikan adalah penerapan metode active learning dengan model pengajaran terearah dengan menggunakan 6 langkah yaitu (1) Berkelompok (2) Mengajukan pertanyaan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa (3) Guru mencatat pendapat semua kelompok (4) Guru menyajikan poin-poin materi (5) Setiap kelompok menyesuaikan jawaban pada poin-poin (5) Guru menjelaskan poin-poin dari materi (6) Guru memerintakan siswa untuk mengerjakan tugas . Tindakan ini diberikan dalam dua siklus, siklus I dan siklus II siswa melakukan tes tulis berupa soal pilihan ganda yang terdiri dari 20 butir soal. Hasil penelitian menunjukan ada peningkatan prestasi belajar siswa kelas II MI Sunan Ampel Bangeran Dawarblandong Mojokerto, terhadap materi kedudukan dan peran anggota keluarga pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan metode active learning dengan model pengajaran terarah hal ini dapat diketahui dari perbandingan sebelum menggunakan metode active learning dengan model pengajaran terarah nilai rata-rata 60,93, setelah mengguna metode active learning dengan model pengajaran terarah nilai rat-rata dapat dijelaskan sebagai berikut: nilai rata-rata kelas pada siklus I 69,37 sedangkan nilai rata-rata pada siklus II 82,5. Tingkat ketuntasan pada siklus I 41,56% sedangkan pada siklus II 100%. Dengan demikian hasil penelitian di MI Sunan Ampel Bangeran Dawarblandong Mojokerto.} }