@thesis{thesis, author={YOGI FITRIANI 1113024073}, title ={HUBUNGAN ANTARA GENDER DENGAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH}, year={2015}, url={http://digilib.unila.ac.id/10654/}, abstract={ABSTRAK Kemampuan memecahkan masalah merupakan suatu aspek yang sangat penting dilihat dari kegunaannya untuk mencari solusi dalam memecahkan masalah kehidupan seharihari. Memecahkan masalah membutuhkan daya analitis yang tinggi sehingga dapat melatih siswa untuk mampu menempatkan diri pada berbagai macam situasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara gender dengan kemampuan memecahkan masalah dan perbedaan kemampuan diantara kedua gender dalam memecahkan masalah. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling pada siswa kelas X MIASMA Negeri 1 Pringsewu. Data penelitian berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi kemampuan siswa dan keterlibatan siswa dalam memecahkan masalah serta tanggapan siswa terhadap model Pembelajaran Berbasis Masalah. Data kuantitatif berupa nilai siswa yang diperoleh dari hasil tes. Data yang telah diperoleh Yogi Fitriani diuji secara statistik menggunakan uji korelasi (Product Moment), uji Mann-Whitney U, dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang rendah antara gender dengan kemampuan memecahkan masalah dengan koefisien korelasi 0,317. Secara umum, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa laki-laki dan perempuan. Sebaliknya, hasil analisis indikator pemecahan masalah menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan pada sebagian besar indikator pemecahan masalah. Tidak signifikannya perbedaan antara kedua gender pada semua indikator pemecahan masalah ini disebabkan karena sebagian besar dari mereka sama-sama terlibat aktif dalam memecahkan masalah dan menunjukkan predikat yang baik. Meskipun begitu, siswa laki-laki cenderung lebih aktif dan lebih banyak yang terlibat dalam proses pemecahan masalah daripada siswa perempuan. Kata Kunci: gender, kemampuan, memecahkan masalah} }