@thesis{thesis, author={Isnaeni Yuli and Nafiatun Nafiatun}, title ={Studi Komparasi Promosi Kesehatan dengan Metode Pendidikan Kesehatan secara Kelompok dan Individu Terhadap Praktek Sadari Ibu di RW 05 Desa Banyurejo Tempel Sleman Yogyakarta}, year={2011}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/1142/}, abstract={Latar belakang: Penyakit kanker payudara menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat. Telah diketahui bahwa sekitar 1.670.000 perempuan di Dunia menderita kanker payudara. Diketahui 70 % Ibu-Ibu RW 05 Banyurejo sama sekali tidak mengetahui tentang penyakit kanker payudara dan deteksi dini melalui SADARI. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui perbedaan promosi kesehatan dengan metode pendidikan kesehatan secara kolompok dan individu terhadap praktek SADARI ibu di RW 05 Desa Banyurejo Tempel Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain ?Quasy-Experiment?. Waktu penelitian dilaksanakan mulai tanggal 10 Oktober 2010 sampai 20 Juli 2011. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Nonprobability sampling sebanyak 20 responden. Teknik analisis menggunakan uji t-tes independent. Hasil : Setelah dilakukan promosi kesehatan tentang praktek SADARI dengan metode kelompok yakni 5 responden atau 50 % dalam kategori baik, dan dengan metode individu 8 responden atau 80% dalam kategori cukup. Kesimpulan : Analisa t-test menunjukkan adanya perbedaan antara metode kelompok dan metode individu terhadap praktek SADARI Ibu dengan nilai p value sebesar 0,036 lebih besar dari nilai alpha 0,05 (5%). Saran: Bagi tenaga kesehatan khususnya perawat komunitas, agar didapatkan hasil yang lebih efektif maka dalam memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat sebaiknya menggunakan metode kelompok karena akan lebih baik hasilnya. Kata kunci : Praktek SADARI, Promosi kesehatan dengan metode kelompok dan metode individu, kanker payudara. Kepustakaan : 14 Buku (2000-2010), 3 Hasil Penelitian, 2 Website Jumlah halaman : i-xiii, 85 halaman, 8 Tabel, 3 Gambar, 14 Lampiran} }