@thesis{thesis, author={Muhartati Mei and Putri Rianti Diah}, title ={Pengaruh Pendidikan Kesahatan tentang CA Cervix terhadap Tingkat Pengetahuan dan Minat Penerikasaan PAP Smear pada Ibu di Puskesmas Umbulharjo II Yogyakarta}, year={2014}, url={http://digilib.unisayogya.ac.id/1209/}, abstract={LatarBelakang : Kanker serviks mempunyai insiden yang cukup tinggi dan hampir 80% kasus berada di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Di Indonesia, kanker serviks telah menjadi pembunuh nomor satu dari keseluruhan kasus kanker. Hampir 50% penderita kanker serviks ternyata tidak melakukan pap smear, hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk melakukan pemeriksaan pap smear sangat rendah yang mengakibatkan angka kesakitan dan kematian ibu bertambah. Oleh karena itu pendidikan kesehatan sebagai salah satu metode untuk menyebarkan informasi kesehatan dapat diberikan. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan minat pemeriksaan pap smear. Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan one group pre-test dan post-test design. Instrument yang digunakan adalah kuisioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah 30 responden. Uji statistik menggunakan wilcoxon signed ranks test. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang ca cervix saat pretest dengan kategori cukup sebanyak 14 orang (46,7%) dan post test peningkatan kategori baik 26 orang (86,7%), sedangkan untuk pre test minat kategori tinggi 14 orang (46,7%) dan posttest kategori tinggi 24 orang (80%). Hasil analisis pengetahuan thitung>ttabel (-4,000 > - 1,96) dan nilai p<0,05 (0,000<0,05) dan untuk minat thitung>ttabel (-3,742 > -1,96) dan nilai p<0,05 (0,000<0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang ca cervix terhadap tingkat pengetahuan dan minat pemeriksaan pap smear. Saran : Disarankan kepada ibu agar rutin melakukan deteksi dini ca cervix dengan pemeriksaan pap smear.} }